Wah, Website dan Akun Jurnalis Islam Dibajak!

629
JITU
Jurnalis Islam Bersatu (JITU) saat menggelar Kongres ke-IV di Bogor, beberapa waktu lalau.

Jakarta, Muslim Obsession – Jurnalis Islam Bersatu (JITU) menginformasikan adanya pembajakan terhadap website-nya pada Sabtu (24/2/2018).

Tak cuma itu, menurut keterangan tertulis yang ditandatangani Ketua Umum JITU, Pizaro, akun WhatsApp dan Facebook Ketua JITU periode 2015-2018 Agus Abdullah pun dibajak. Akun tersebut dibajak dan tiba-tiba melakukan chatting tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Sebelumnya, yang bersangkutan sudah menceritakan keanehanannya kepada kami karena nomor akun whatsappnya tiba-tiba diganti dengan nomor lain.

“Dan pada hari ini kita mengetahui bahwa ada foto-foto yang dibuat sedemikian rupa oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang memfitnah JITU dibiayai oleh pihak tertentu,” kata Pizaro.

Atas kejadian itu, JITU merilis beberapa poin sebagai pernyataan sikap. Pertama, JITU memandang ada upaya-upaya sistematis untuk menjatuhkan nama baik JITU sebagai organisasi jurnalis Muslim yang selama ini berupaya konsisten mengawal isu-isu keumatan.

Kedua, JITU tidak berafiliasi dan terlibat dukung mendukung kepada partai manapun, apalagi menerima dana. JITU bahkan dalam kode etiknya melarang anggota untuk mengambil amplop (imbalan) dalam peliputan.

Ketiga, tuduhan ini makin terlihat dusta dengan menyebut JITU didirikan pada tahun 2018 dengan disponsori dan didanai pihak tertentu. Padahal JITU berdiri pada 2012. Maka tuduhan ini adalah fitnah nyata terhadap JITU yang selama ini berusaha menjaga kredibilitas sebagai organisasi jurnalis Muslim.

Keempat, JITU mengharapkan umat Islam tidak terpancing karena hal itu jelas sebagai upaya mendeskreditkan JITU sebagai sebuah organisasi jurnalis muslim dan bentuk adu domba sesama anak bangsa.

“Terakhir, JITU mengharapkan doa dari para ulama dan kaum Muslimin agar kami bisa istiqomah mengawal isu-isu yang berkaitan dengan Islam dan kaum Muslim, serta mampu menjaga marwah serta izzah sebagai seorang jurnalis Muslim yang profesional,” tutup Pizaro. (Fath)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here