Utsman bin Mazh’un, Ahli Puasa dan Shalat Malam

88
Bapak dan Anak (Foto: pondoktremas.com)

Muslim Obsession – Setiap hamba Allah pasti kerap kali mendapatkan cobaan, entah cobaan itu besar ataupun kecil. Manusia yang paling berat takaran cobaannya ialah para nabi, kemudian disusul orang sahabat, dan para ulama yang membawa beban dakwah.

Kuat dan lemahnya sebuah tekad dalam berjuang sangat bergantung pada iman yang terdapat dalam diri seseorang. Karena pada dasarnya, fitrah manusia itu bersih, suci, dan mulia, dan Islam merupakan agama yang ingin mengembalikan manusia kepada fitrahnya.

Utsman bin Mazh’un termasuk orang yang selalu bersungguh-sungguh dalam beribadah dan berdakwah. Beliau masuk agama Islam setelah 13 orang masuk Islam sebelumnya. Di masa jahiliyahnya beliau telah mengharamkan khamar untuk dirinya. Beliau sering memakai pakaian yang terbuat dari kain yang kasar. Begitu juga dalam hal makan-makanan, beliau menyukai makanan yang terbuat dari bahan yang kasar.

Utsman bin Mazh’un pun banyak mengalami penderitaan dan penyiksaan, sehingga mengharuskannya untuk segera berhijrah ke Habasyah bersama Saib anaknya, Abdulullah, dan Qudamah saudaranya. Dalam sebuah riwayat mengatakan Utsman bin Mazh’un sebagai pimpinan rombongan orang-orang yang juga ikut berhijrah bersamanya.

Setelah dua tahun menetap di Habasyah, Utsman bin Mazh’un mendapat berita sehingga beliau dan rombongannya kembali ke Mekah. Namun, ketika mengetahui bahwa berita itu bohong, maka Utsman bin Mazh’un berniat hendak kembali ke Habasyah.

Singkat cerita sebelum beliau kembali ke Habasyah, beliau pergi mengunjungi sahabat dan tetangganya setelah berziarahi Baitul Haram. Namun, setelah sampai di Mekkah Walid bin Mughirah menjebak beliau dengan bujukan menawarkan perlindungan kepadanya. Maka disiksalah Utsman bin Mazh’un oleh beberapa kaumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here