Ustadz Arifin Ilham: Satu Ulamaku Dibunuh, Aku Pimpin Jihad!

1196
Ustadz Arifin Ilham (Tengah) (Foto: Instagram)

Jakarta, Muslim Obsession – Insiden penghadangan sekelompok orang terhadap dua ulama muda Habib Bahar bin Smith dan Habib Hanif Alatas di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, ternyata membuat Ustadz Arifin Ilham geram.

Bagaimana tidak? Kejadian semacam ini bukan yang pertama kalinya. Salah satunya yang terjadi kepada Ustadz Tengku Dzulkarnain tahun lalu.

“Astagfirullah.., tahun lalu segelintir preman menghadang ayahanda Tengku Dzulkarnain, mereka masuk dengan leluasa bahkan ke lapangan pendaratan pesawat bandara KalTeng dengan mandau terhunus,” tulisnya dalam akun Instagram miliknya, Rabu (17/10/2018).

“Begitu pula segelintir preman menghadang Ustadz Abdul Somad dengan keris terhunus di bandara Bali, dan sekarang terulang lagi segelintir preman leluasa dengan pedang menari-nari menghadang Habib Bahar dan Habib Hanief di bandara Manado,” sambung Pimpinan Majelis Az-Zikra tersebut.

Lebih lanjut menurutnya, kawasan bandara seharusnya steril dari kawasan preman.

“Kalau keadilan sudah hilang, hukum sudah lumpuh, Demi Allah ghirah imanku semakin menyala. Satu ulamaku dibunuh, aku pimpin JIHAD!” tegas Ustadz Arifin Ilham.

“Wajib ku sampaikan karena berulang dan berulang lagi. Wajib ku sampaikan karena cintaku pada ulamaku. Wajib ku sampaikan karena cinta dan rinduku pada NKRI yang adil makmur dan rakyat sejahtera,” pungkasnya.

Sebagai informasi, ratusan anggota ormas adat berjaga-jaga di sekitar bandara Sam Ratulangi pada Senin malam (15/10/2018). Mereka diduga menolak kedatangan Habib Bahar bin Smith, karena dinilai memberikan ceramah berisi paham radikal. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here