Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Asuransi dalam Islam

211
Ustadz Adi Hidayat (UAH).

Jakarta, Muslim Obsession – Bisnis asuransi sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Jutaan orang bahkan ikut dan terlibat dalam bisnis asuransi. Perusahaan asuransi pun kian tumbuh subur di Indonesia, dengan jumlah yang semakin banyak.

Pada masa awal asuransi menjadi instrumen pelindung diri, baik jiwa dan harta. Namun semakin ke sini, asuransi berkembang sebagai alternatif baru investasi masyarakat Indonesia.

Disebabkan maraknya investasi melalui program asuransi tersebut, maka semakin ramai pula masyarakat Indonesia mempertanyakan hukum asuransi di mata Islam.

Ustadz Adi Hidayat, dalam ceramahnya yang diunggah channel Youtube Audio Dakwah, Selasa (23/6/2020) mengatakan, asuransi hukumnya halal jika memenuhi syarat syar’i yang ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca juga: Adakah Keistimewaan Meninggal di Bulan Ramadhan? Ini Jawaban Ustadz Adi Hidayat

“Asuransi halal, selama melengkapi syarat-syaratnya sesuai keputusan MUI, silakan saja,” ungkap ustadz yang biasa disapa UAH ini.

Akan tetapi, UAH juga memiliki pendapat tersendiri bahwa asuransi terbaik tetap dari Allah SWT. Allah kata UAH menjadi pelindung yang paling baik bagi hambanya. “Caranya adalah ikuti hukum-hukum Allah,” tegasnya.

Menurut beliau, dengan mengikuti asuransi milik Allah SWT, jiwa dan harta lebih terjaga. “Tidak hanya melindungi mobil, tetapi mendatangkan juga mobil-mobil yang lain,” lanjut beliau.

Baca juga: Ustadz Adi Hidayat: 7 Amalan Setelah Shalat Ini Pahalanya Luar Biasa

Kemudian, bagaimana cara mengikuti asuransi milik Allah swt? salah satunya dengan berinfaq, sedekah, dan menggunakan rezeki dari Allah swt untuk jalan kebaikan.

“Anda dikasih mobil, yang dipakai pertama malah untuk jalan-jalan. Mengapa tidak dipakai ke masjid dulu, syukuri itu nikmat dari Allah,” UAH menambahkan.

“Saya ini heran sama orang-orang Islam. Dapat mobil, dipakai duluan malah ke Puncak, Lembang, Taman Safari, mejeng di depan onta dan singa. Buat apa?” tanyanya.

Baca juga: Ustadz Adi Hidayat: Baca Dzikir Ini Untuk Sembuhkan Sakit!

“Pakai untuk berangkat ke majelis taklim. Shalat Subuh dengan naik Ferrari, juga boleh,” seloroh UAH disambut tawa jamaah pengajian.

Dalam video tersebut, beliau menyampaikan bahwa rezeki mobil yang seseorang dapat, akan memberikan jaminan surga jika digunakan untuk ibadah dan kebaikan lainnya.

“Jelas dalam Surat 14 ayat 7, kalau kalian bersyukur, nikmat akan ditambah. Cara bersyukur yang terbaik adalah mempergunakan nikmat itu untuk kebaikan,” pungkasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here