Ustadz Adi Hidayat Hadiri Kongres Ulama Muda Muhammadiyah

1771
Ustadz Adi Hidayat Hadiri Kongres Ulama Muda Muhammadiyah.

.Jakarta, Muslim Obsession – Prosesi Kongres Ulama Muhammadiyah resmi dibuka pada Selasa (30/1/2018). Acara yang berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 29 sampai 31 Januari 2018 itu turut dihadiri ulama muda Muhammadiyah Ustadz Adi Hidayat.

Beliau menyampaikan sejumlah materi terkait penguatan peran pemuda dalam dakwah Islam di era kekinian.

“Saya ingin menyampaikan pesan-pesan Al-Quran yang kuat terkhusus bagi para pemuda. Terlebih pemuda yang berkonsentrasi untuk bercita-cita menjadi ulama-ulama terbaik yang disifati oleh Al-Quran,” tuturnya dalam siaran TV Muhammadiyah, pada Rabu (31/1/2018).

Ustadz Adi menerangkan, Allah Swt. berfirman dalam Al-Quran Surat ke-18 yakni Surat Al-Kahfi ayat 13. Ketika Allah memuji para pemuda Ashabul Kahfi. Ada di antara mereka kalangan-kalangan pemuda  yang berusaha menguatkan keimanan mereka. Kemudian Allah berikan hidayah-hidayah sehingga menjadi contoh terbaik dalam setiap masa yang tidak dibatasi zaman, yang kemudian berlangsung.

Dalam penuturannya, Ustadz Adi Hidayat juga menyampaikan apresiasinya terkait peran dan ikhtiar  menjaring ulama muda yang digagas pimpinan pusat pemuda Muhammmadiyah.

“Saya mengajak para pemuda di mana pun anda berada terkhusus da’i-da’i muda yang dihimpun oleh perserikatan Muhammadiyah. Mari kita mencoba untuk menjadi ulama ulama, da’i-da’i Al-Quran. Dengan pertama meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. dan yang kedua kita berusaha mendekat kepada Allah melalui tuntunan hidayah-Nya,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan tentang makna hudaa atau petunjuk dalam Al-Quran.

“Di antara makna hudaa adalah bimbingan Allah untuk meningkatkan amal shalih. Allah berfirman dalam Al-Quran, ketika membuka kalimat hudaa pertama dalam Surat Al-Baqarah ayat ke-2 sampai dengan ayat ke-5. Di sana kalimat hudaa adalah bagi orang yang bertakwa.”

Dia adalah orang yang bisa menguatkan imannya kepada Allah walaupun tak nampak dalam pandangannya. Dia pelihara imannya lewat shalat, dia berinfak dan dia berusaha berinteraksi dengan Al-Quran.

Beliau mengajak umat muslim untuk meningkatkan tingkatkan amal shalih. Berusaha menjaga iman dan dengan itu Allah akan membimbing kita menjadi pemuda terbaik dan da’i terbaik yang melintasi zamannya.

“Alhamdulillah pemuda Muhammadiyah mencoba mewujudkan itu dengan menghadirkan momentum Kongres Ulama dan Kongres Ulama Muda khususnya di Indonesia. Mudah-mudahan hal ini bisa mengembalikan cita-cita terwujudnya generasi ulama ke depan yang berlandaskan Al-Quran dan sunnah yang dijaga Allah Swt,” tutupnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here