Usir Covid-19, Pemkot Tangsel Gelar Dzikir Bersama Online

161
Pemkot Tangsel menggelar dzikir bersama secara online untuk memohon kepada Allah agar Covid-19 segera hilang. (Foto: Humas)

Ciputat, Muslim Obsession – Virus Corona yang mewabah (Covid-19) di Tanah Air terus menuai korban. Berbagai kebijakan pun dikeluarkan pemerintah pusat dan daerah untuk menanganinya.

Selain upaya lahiriyah, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga membuat serangkaian program spiritual untuk mengusir Covid-19 tersebut. Sebagaimana visi dan misinya, Tangsel merupakan kota religius, tentunya salah satu upaya yang dilakukan adalah berdoa.

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa selain kebijakan yang terus disesuaikan oleh pemerintah, salah satu upaya yang dilakukan pihaknya adalah ikhtiar dan tawakal.

”Apapun yang terjadi, saat ini tentu saja yang terpenting adalah memastikan bahwa kita tetap berdoa dan bermunajat, kepada Allah. Terutama menjelang bulan Ramadhan,” ujar Airin dalam dzikir bersama virtual yang diselenggarakan menggunakan live streaming.

Airin menambahkan bahwa, dia yakin di balik mewabahnya covid-19 ini selalu ada hikmah yang harus diambil. Baik itu dengan banyaknya waktu yang didapatkan oleh masyarakat untuk menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga.

”Intinya, tetap harus ikhtiar dan bersyukur. Dan tetap berusaha membantu pemerintah agar tidak menghabiskan waktu di luar rumah dan melibatkan banyak orang. Tetap di rumah dan membantu pemerintah dalam menerapkan PSBB di Kota Tangsel.”singkatnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rozak menjelaskan bahwa di tengah wabah ini tidak bisa menghilangkan upaya umat muslim untuk beramal. Saat ini keterbatasan akses keluar rumah sudah bisa diatasi dengan kemampuan teknologi yang terus berkembang.

”Karena itu, dengan adanya dzikir online bersama ini. Kita bisa memastikan bahwa dalam situasi apapun kita tetap bisa bermunajat dan berdoa agar wabah ini segera berakhir dan kita bisa bersama-sama menjalankan ibadah di masjid-masjid,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here