Usamah Hisyam: Rencana Kepulangan Habib Rizieq Shihab Sudah Dibahas dengan Presiden

884

Jakarta, Muslim Obsession – Rencana kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air ternyata sudah dibahas bersama Presiden Joko Widodo. Hal itu dikemukakan Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H. Usamah Hisyam, Ahad (24/12/2017).

Pernyataan itu diungkapkan Usamah sebelum bertolak ke Madinah di bandara Soekarno Hatta untuk melaksanakan ibadah umrah. Usamah yang enggan menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya, akhirnya berbicara terbuka.

Bahkan ia mengakui jika kepergiannya ke Tanah Suci juga untuk menemui Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang berada di Makkah.

“Saya sudah ketemu Presiden, saya sudah tiga kali bicara sama Presiden soal rencana kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi ke Tanah Air,” ungkap Usamah.

Tiga kali pertemuan itu, kata Usamah, berlangsung tertutup di Istana Merdeka dan Istana Bogor pada 27 Juli, 27 September, dan 7 Desember. “Saya hanya bicara berdua dengan Presiden,” tegasnya.

Sejumlah pertemuan itu, jelas Usamah, dalam rangka memberikan pemahaman kepada Presiden tentang semangat persatuan dan kebangkitan umat Islam sejak Aksi Bela Al-Maidah 51 sebagai realitas keumatan yang harus diberikan ruang oleh pemerintah, khususnya aparat keamanan.

“Presiden harus diberi masukan, aksi-aksi umat Islam selama ini dalam rangka meninggikan kalimat tauhid, menjalin ukhuwah, dan persatuan umat. Jangan sampai dipolitisasi oleh pihak tertentu di lingkaran Istana, seakan-akan untuk menggulingkan pemerintah,” ungkap Usamah.

Menanggapi hal itu, kata Usamah Presiden sangat heran. “Karena di dalam negeri dituding ada kriminalisasi ulama. Sedang di luar negeri Presiden sering ditanya mengapa Ahok dikriminalisasi,” tutur Usamah.

Menurut wartawan senior ini, Presiden mengaku tak pernah merasa dan melakukan kriminalisasi terhadap ulama. Apa yang terjadi merupakan langkah-langkah hukum yang sepenuhnya dilaksanakan oleh aparat keamanan.

Sebagai eksekutif, Presiden berteguh tidak akan intervensi wilayah yudikatif. Intinya, kata Usamah, masih harus dibangun persamaan persepsi antara Presiden dan ulama serta aktifis pergerakan Islam yang dikomandoi Habib Rizieq Shihab dalam menuntaskan semua persoalan.

“Inilah yang kami lakukan. Memang butuh proses. Tapi doakan, insya Allah Habib Rizieq bisa pulang ke Tanah Air tanpa hambatan apapun,” harap Usamah.

Selain itu Usamah juga membahas tiga poin penting yang harus segera dituntaskan pemerintah sesuai amanat Habib Rizieq. Tetapi hingga masuk ke ruang imigrasi bandara Soeta, Usamah yang menunaikan ibadah umrah bersama isteri dan empat putera-puterinya, enggan menyampaikan tiga poin tersebut.

“Intinya, kriminalisasi seluruh ulama dan aktifis Islam harus segera dihentikan,” tandas Usamah. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here