Usamah Hisyam: Parmusi Tidak Pernah Menerima dan Mengajukan Anggaran ke Presiden

98

Jakarta, Muslim Obsession – Ormas Islam Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) kini memasuki usia ke 22 tahun. Di usianya ini Parmusi sudah mampu menunjukan kelasnya sebagai Ormas Islam yang semakin matang dan dewasa.

Parmusi di bawah kepemimpinan Usamah Hisyam telah melakukan berbagai terobosan. Yang paling mencolok adalah perubahan paradigma dari political oriented menjadi dakwah oriented dengan tagline ‘Connecting Muslim’, yang menjadi ciri khas dari ukhuwah islamiyah, yakni mengutamakan persatuan umat.

“Kita tak lagi mempertanyakan dan mendebatkan di mana posisi Parmusi dalam konstelasi partai politik nasional, karena Parmusi telah menempatkan harkat dan martabatnya jauh lebih tinggi, yakni sebagai pengemban risalah Rasullah SAW dalam misi dakwah ilallah,” ujar Usamah saat membuka Milad Parmusi ke 22 secara daring di Jakarta, Ahad (26/9/2021).

Gerakan dakwah Parmusi diwujudkan dengan adanya kegiatan Jambore Dai yang diikuti 5.000 dai pada 2018 lalu di Cianjur. Kemudian, Parmusi membentangkan gerakannya dengan pembentukan Desa Madani di sejumlah daerah di Tanah Air. Para Dai Parmusi menjadi penggerak utama dalam berdakwah.

“Tak banyak hambatan yang dihadapi, kecuali mengembangkan ilmu pengetahuan dan soft skill para Da’I melalui daurah agar dapat memanfaatkan perkembangan digitalisasi sebagai media dakwah,” terang Usamah.

Untuk itu, Usamah minta lembaga komunikasi penyiaran Islam PARMUSI untuk segera mengadakan pengajian digital di tingkat Pusat dan Daerah agar para Da’I bisa mensyiarkan dakwah literal secara digital.

Usamah juga menyebut, dalam sambutan pidato pembukaan Muktamar IV 2020 lalu di hadapan Presiden RI, secara tegas saya telah mengungkapkan bahwa dalam melaksanakan program aksi Desa Madani, Parmusi sama sekali tidak menggunakan dana APBD apalagi APBN.

“Selama lima tahun memimpin Parmusi saya juga tak pernah mengajukan apalagi menerima dana dari Presiden. Semua pembiayaan bersumber dari APBL, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Langit, yang diperoleh dari zakat, infaq, shadaqah, para kader dan simpatisan Parmusi.

Alhamdulillah, kata Usamah, Parmusi telah mengembangkan lembaga ZIS dan lembaga wakaf. Kedua lembaga ini diharapkan mulai menggencarkan aktivitasnya, seperti pelaksanaan webinar wakaf produktif yang akan digelar usai kegiatan peringatan Milad ini. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here