Usamah Hisyam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Parmusi Center di Belu, NTT

618

Belu, MuslimObsession.com – Ketua Umum PP Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H. Usamah Hisyam, meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Parmusi Center di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ahad (26/11/2017).

Peletakan batu pertama itu dihadiri Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) KH. Syuhada Bahri, Ustadz Buchary Muslim, Ketua PW Parmusi NTT Abu Lamahoda, dan Ketua PC Parmusi Kota Atambua Ali Atamimi.

Selain itu hadir juga Ketua MUI Belu Kaliman Lamarobak, anggota DPRD Belu Manuel tasuma, Camat Kakuluk Mesak Tarsisius Naisali, Ketua Tamir Masjid Nurul Huda Fahmi Attamimi, serta perwakilan pendeta dari Desa Jenilu, Babinsa, dan masyarakat atau umat Muslim.

Usamah mengatakan, pihaknya datang jauh-jauh dari Jakarta ke NTT dengan membawa pesan persaudaraan. Pesan itu diwujudkan dengan ikut serta membantu melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan gedung Parmusi Center yang letaknya berada persis di samping Masjid Nurul Huda.

“Dasar saya sederhana, karena sesama Muslim kita semua bersaudara. Jadi meski saya tidak mengenal semua masyarakat di sini, bukan berarti kita tidak bisa silaturahim dan berbagi. Hati kita sesama Muslim tetap dekat,” ujar Usamah.

Menurutnya, pembangunan Parmusi Center ini tidak lain untuk mendukung kegiatan dakwah Dai Parmusi di daerah perbatasan NTT-Timor Leste. Pasalnya, salah satu problem dakwah Islam di daerah pedalaman NTT ini adalah minimnya infrastruktur berupa sarana prasarana, baik tempat ibadah atau tempat belajar.

“Problem yang dihadapi para dai dalam berdakwah di daerah pedalaman memang banyak. Selain medannya yang sulit, infrastruktur sarana dan prasarana juga belum memadai,” jelasnya.

Kendati demikian, Usamah mengaku senang kehidupan beragama di tempat ini sangat rukun penuh toleransi.

Meski Muslim masih menjadi kelompok minoritas, namun toleransi dan kerukunan masyarakat di sini tercermin kuat. Itu dibuktikan dengan dekatnya bangunan masjid dan gereja. Ia pun berharap semua dakwah bisa diterima dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Camat Kakuluk Mesak Tarsisius menyampaikan rasa terima kasih kepada Parmusi yang sudah bersedia membantu memberdayakan masyarakat di Desa Jenilu dengan membangun Parmusi Center sebagai tempat belajar bagi anak-anak.

“Pembangunan gedung ini nantinya bisa menjadi pusat informasi bagi masyarakat untuk belajar, sehingga bisa berdampak pada kualitas pendidikan mereka khususnya bagi anak-anak muda generasi bangsa,” ungkapnya.

Tarsisius juga menilai langkah Parmusi sangat sesuai dengan semangat pemerintah yang gencar melakukan pembangunan di daerah perbatasan. Pembangunan itu bukan di wilayah infrastruktur, tapi juga pembangunan sumber daya manusianya.

“Program ini saya rasa sangat sesuai dengan program pemerintah yang ingin menekankan pembangunan di daerah perbatasan,” jelasnya.

Senada dengan Tarsisius, Fahmi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Parmusi. Ia tidak menyangka mimpinya untuk membangun tempat belajar atau TPQ yang sudah bertahun-tahun dinantikan akhirnya kini bakal terwujud. Sebagai bentuk syukur dan ucapan terima kasih, pihaknya berjanji akan menjalankan tugas ini dengan amanah.

Selain meletakkan batu pertama, Parmusi juga mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako kepada masyarakat.

Kunjungan Parmusi ke Belu ini masuk dalam rangkaian kegiatan Safari Dakwah Parmusi di wilayah perbatasan NTT-Timor Leste yang akan berlangsung sampai 30 November 2017. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here