Usamah Hisyam: Hindari Konflik, Perkuat Ukhuwah Islamiyah

149
Usamah - MMIB
Ketua Umum Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB) H. Usamah Hisyam memberikan arahan kepada jamaah Ifthar Jama'i di Tangerang Selatan, Ahad (19/5/2019). (Foto: Edwin B/OMG)

Tangsel, Muslim Obsession – Ketua Umum Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB) H. Usamah Hisyam mengimbau para kader dan pengurus organisasi Islam tersebut untuk selalu menjadi perekat persatuan bangsa dan ukhuwah islamiyah di lingkungannya.

Terlebih saat ini, menurutnya, bangsa Indonesia sedang mengalami dinamika politik yang bisa membuat umat Islam terpecah belah.

“Saudara-saudara ini para pemimpin di daerah masing-masing. Jadi sudah seharusnya menjadi motor penggerak untuk mempersatukan umat, ukhuwah Islamiyah. Saudara-saudara harus menciptakan kedamaian dan kenyamanan di masyarakat,” tutur Usamah di hadapan 200 pimpinan wilayah dan daerah MMIB se-Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten dalam acara Ifthar Jama’i di Tangerang Selatan, Ahad (19/5/2019) malam.

Usamah menegaskan, kehadiran Majelis Munajat harus dirasakan manfaatnya oleh umat Islam dan bangsa Indonesia. Karena pada dasarnya hakikat manusia yang paling diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah jika kehadirannya memberikan manfaat untuk manusia lainnya.

Oleh karenanya, jelas Usamah, keberadaan setiap kader dan pengurus Majelis Munajat harus memberikan manfaat sebanyak-banyak bagi warga negara dan umat Islam di daerah masing-masing.

Pada kesempatan itu Usamah menuturkan, dirinya kerap mengelilingi pelosok-pelosok Tanah Air dan melihat masih banyak warga negara, terutama umat Islam, yang hidup dalam kemiskinan.

“Oleh sebab itu kita tidak boleh melihat warga di sekeliling kita saja. Kita harus juga melihat warga negara dan umat Islam di daerah lain yang jelas-jelas masih banyak kemiskinan di sana,” kata Usamah.

Kondisi tersebut, diyakini Usamah akan semakin parah jika terjadi konflik horisontal di tengah masyarakat. Tak hanya di pelosok-pelosok daerah, tapi juga di ibu kota Jakarta dan wilayah terdekatnya, seperti Jawa Barat dan Banten.

Untuk itu Usamah mengingatkan para pimpinan Majelis Munajat untuk memiliki formula yang dapat memperkuat ukhuwah islamiyah, menghindari konflik horisontal, dan tidak terpancing hasutan untuk people power atau revolusi yang hanya akan membuat umat semakin terpojok dan makin sulit kehidupannya.

“Saudara-saudara harus proaktif memberikan pencerahan kepada umat. Salah satunya bisa dilakukan dengan taushiyah dan bermunajat, serta menjadi penggerak Shalat Subuh di masing-masing daerahnya. Cara dan sikap ini sangat penting agar hasil pemilu dapat dikawal secara konstitusional dan tidak ada konflik di masyarakat,” pungkas Usamah. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here