Usamah Hisyam: Dai Parmusi Wajib Islamkan Umat Islam

530

Ambon, Muslim Obsession – Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H. Usamah Hisyam mengingatkan tugas utama setiap dai Parmusi, yakni mengislamkan umat Islam. Utamanya adalah umat Islam yang ada di wilayah perbatasan Indonesia dan negara tetangga.

Demikian dikemukakan Usamah saat membuka Orientasi Dai Parmusi di Aula Kementerian Agama Provinsi Maluku, Ahad (26/8/2018). Acara tersebut dihadiri sekitar 120 dai yang berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Maluku.

“Tugas utama Dai Parmusi adalah mengislamkan umat Islam, terutama di daerah perbatasan. Parmusi menghendaki umat Islam di negeri ini bersyariat,” ujarnya.

Tak hanya umat Islam, sambungnya, Parmusi juga menghendaki presiden melaksanakan syariat Islam dengan paripurna. Pasalnya, Indonesia meredeka karena berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan itu, Usamah juga memberikan apresiasi kepada para dai yang ikhlas bergabung dengan Parmusi dan mengikuti orientasi. Ia berharap Allah ‘azza wa jalla memberikan imbalan kebaikan atas kehadiran dai yang diyakininya bernilai amal salih.

“Saya yakin, kalau bukan karena dakwah ilallah, antum sekalian tidak akan hadir di tempat ini,” tuturnya.

Usamah menjelaskan, connecting muslim yang menjadi tagline Parmusi harus diimplementasikan secara luas. Melalui tagline tersebut, Usamah berharap Parmusi dapat menjalin ukhuwah islamiyah dengan setiap komponen umat Islam.

Connecting Muslim itu luas, jangan dipersempit. Kepada siapapun kita harus berdakwah. Jangan lagi mempermasalahkan soal ubudiyah, karena itu dakwah zaman old. Dakwah zaman now mengedepankan ukhuwah islamiyah,” tegas Usamah.

Salah satu wujud dakwah era kini, sebut Usamah, adalah program Desa Madani yang diinisiasi Parmusi. Program tersebut diyakini Usamah mampu menjawab problematika kehidupan umat karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan primer.

“Desa Madani ini dakwah zaman now. Dakwah yang mampu menjawab persoalan masyarakat melalui peningkatan iman dan takwa, kemandirian ekonomi, pemberdayaan sosial, dan pendidikan. Jadi, di era ini dakwah harus juga menyasar isi perut agar umat tidak lapar, termasuk dainya,” tandas Usamah.

Agar program Desa Madani sukses, lanjut Usamah, mental setiap dai harus di-upgrade sehingga terbiasa menjadi muzakki bukan mustahik. Jika sudah demikian, ia meyakini seluruh dai Parmusi akan menjadi benteng umat yang mampu melindungi umat.

Usamah Hisyam hadir pada Orientasi Dai Parmusi Maluku bersama rombongan Kafilah Dakwah Parmusi. Ia didampingi istri Hj. Daisyanti Astrilita, Wakil Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) Ustadz Bernard Abdul Jabbar, Wakil Ketua Business Center Parmusi Ustadz M. Sa’dun, dan staf LDP Ustadz Hilmi Muharromi.

Acara tersebut juga dihadiri pimpinan Muslimah Parmusi dan sejumlah tokoh umat Islam Kota Ambon. Mereka di antara adalah Ketua Muhammadiyah Maluku, Ketua Ikadi, Ketua KNPI, serta unsur pimpinan dari beragam instansi dan ormas Islam lainnya. (Fath/Hilmi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here