Unik! Kampanye Prokes, Camat Ini Berpenampilan “Superhero” New Man

80

Surabaya, Muslim Obsession – Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk mengkampanyekan budaya patuh terhadap protokol kesehatan atau Prokes. Seperti halnya yang dilakukan oleh Muhammad Yunus Camat Sawahan, Kota Surabaya.

Untuk memikat daya tarik orang banyak dalam mengkampanyekan Prokes, ia tak segan-segan berdandan menjadi ” superhero” New Man. Yunus menggunakan kostum ketat berwarna hijau dengan huruf S di bagian dada, sepatu oranye, dan jubah.

Berbeda dengan gambaran superhero lainnya, New Man kini bertubuh tambun, botak, memakai kacamata, dan mengenakan masker.

Dengan kostum New Man, Yunus berkeliling ke pusat keramaian seperti pasar dan mall. Seperti yang ia lakukan di tengah Pasar Pabean, Surabaya Utara awal pekan lalu.

Dengan menggunakan Bahasa Madura, ia mensosialisasikan protokol kesehatan ke pedagang yang sebagian besar adalah warga Madura.

“Minta tolong gih, angguy maskerra, jek bukka. Jek apolkompol, jeghe jarakna, ben abecco ngangguy sabun. Tore padhe ajege ben disiplin, sopaje corona atau Covid-19 paneka bisa cepat elang. (Minta tolong ya, ayo pakai maskernya, jangan dibuka. Jangan kumpul-kumpul, dijaga jaraknya, dan jangan lupa cuci tangan pakai sabun. Mari kita bersama-sama menjaga dan disiplin, supaya Covid-19 ini bisa cepat hilang),” kata Yunus mengulang bahasa sosialisasi protokol kesehatan yang diucapkan saat itu.

Yunus mengaku tidak tahu alasan Pemkot Surabaya memilihnya sebagai New Man. Ia hanya meniru gaya yang diperintahkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

“Saya tidak bisa menilai diri saya sendiri, silakan tanya ke Pemkot Surabaya,” kata Yunus saat dikonfirmasi, Rabu (6/1/2021).

Risma ingin mengingatkan masyarakat dengan cara dengan yang unik sehingga masyarakat patuh menerapkkan protokol kesehatan.

Yunus mengaku tak pernah malu atau menyesal memakai kostum New Man karena yang ia lakukan untuk kebaikan masyarakat.

“Sepanjang itu untuk kebaikan masyarakat tidak masalah saya menjadi apa pun karena itu sudah menjadi tugas saya,” jelas dia.

“Jadi kalau ada warga yang melanggar protokol kesehatan, mereka ingat didatangi New Man, sehingga mereka kembali patuh,” ucapnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here