Unik dan Pedas, Cara London Kecam Israel yang Bunuh Bayi Palestina 

569
Halte London dalam aksi Protes kepada Israel (Foto: Facebook/AJA)

Jakarta, Muslim Obession – Seorang aktivis Palestina asal Indonesia, Muhammad Husein mengunggah foto di salah satu halte London dengan poster kritikan unik tapi menyembilu.

Poster tersebut bertuliskan Israel’s Killing Children Again, Enjoy Your Weekend yang artinya Israel kembali membantai anak-anak. Nikmati akhir pekanmu.

“Dalam 3 hari, Israel membantai 31 warga sipil Palestina di Gaza, di antaranya 2 wanita hamil dan anak anak , melukai 154 lainnya, menghancurkan 830 rumah, yang mendapatkan protes dari aktivis kemanusiaan di London, Inggris,” tulis Husein di Instagram, Selasa (7/5/2019).

Tidak kalah nyelekit, di akhir keterangan foto yang ia unggah tersebut, Husein mempertanyakan kemana Indonesia?

“Tapi kenapa saya belum mendengar adanya kecaman dari negara kita, Indonesia tercinta, negara dengan penduduk muslim terbesar dunia? Lupakah kita bahwa Palestina adalah negara pertama yang mengakui Indonesia merdeka di saat tidak ada satupun negara di dunia yang bersedia?” ujarnya.

Foto yang dengan cepat menyebar di media sosial itu pun dikomentari oleh UK Media Watch.

“Kebencian anti-Israel di London ini kemungkinan dipicu oleh laporan media awal yang mempromosikan yang tidak berdasar – dan kemudian dibantah – Hamas mengklaim bahwa Israel membunuh bayi berusia 14 bulan,” tulisnya di Twitter.

Sementara Israel merasa murka dengan poster yang terpajang di ibu kota Inggris itu. Seperti komentar yang datang dari Australian Jewish Association (AJA) di Facebook.

“Terlihat di penampungan bus London, komentar fanatik memalukan ini pada Israel menanggapi lebih dari 1000 rudal diluncurkan pada masyarakat sipil dari Gaza. Ini memberikan teroris persis apa yang mereka inginkan, yaitu untuk membangun sentimen negatif terhadap Israel dan untuk bahan bakar,” tulis AJA.

“Kami tidak tahu apakah ini ditugaskan iklan atau hanya terpampang tanpa izin. Pesan jelek ini mengganggu seperti itu benar-benar sampah,” pungkasnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here