Umat Non Muslim di NTT Turut Merasakan Daging Kurban Parmusi

72

Kupang, Muslim Obsession – Berkah daging kurban Idul Adha 1441 H tidak hanya dirasakan oleh Muslim. Warga non muslim di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga turut kebagian atau merasakan daging kurban dari Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi).

Ya, lebaran Idul Adha tahun ini, Pengurus Wilayah (PW) Parmusi NTT kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban, berupa 1 ekor sapi, dan2 ekor kambing. Hewan itu disembelih dan dibagikan untuk umat muslim dan non muslim.

Ketua PW Parmusi NTT, Abu Lamahoda, S.H menyampaikan bahwa sebagai kaum minoritas di NTT, pelaksanaan ibadah kurban alhamdulillah berlangsung dengan baik. Daging kurban dari Parmusi kata dia, dibagikan untuk semua umat.

“Jadi prinsipnya adalah pemerataan, daging kurban tidak hanya diberikan kepada umat Islam. Mereka yang non muslim juga ikut merasakan. Parmusi di sini ingin menjadikan kita semua bersaudara. Berbagi tidak mengenal agama, suku, rasa dan golongan,” ujarnya disela-sela penyembelihan hewan kurban di kawasan Kayu Putih, Kota Kupang, Sabtu (1/8/2020).

Dikatakan Abu, atas nama keluarga besar Parmusi NTT, dirinya menyampaikan rasa terima kasih kepada para pihak yang telah menunjukan kepedulian memberikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1441 H ini.

Bantuan hewan kurban kali ini, jelas Abu, Parmusi mendapat dari anggota DPD RI asal NTT, dr. Asyera Respati Wundalero, 1 ekor sapi. Kemudian bantuan Parmusi Pusat 3 ekor kambing dimana dibagikan satu ekor untuk Parmusi Kupang, satu ekor kambing untuk Rote-Ndao dan satu ekor untuk Kabupaten Malaka.

“Untuk bantuan 1 ekor kambing dari Parmusi Pusat buat Kota Kupang, kita ambil kebijakan potong di wilayah. Kemudian kita juga dapat satu ekor kambing dari Pak Gatot Triwidiyanto yang juga suaminya bendahara Parmusi NTT. Sehingga total 3 ekor hewan kurban yakni 1 sapi dan 2 kambing,” ujar Abu.

Menurut Abu, hewan kurban yang disembelih ini dijamin sehat dan layak dikonsumsi. Terkait dengan pemotongan hewan ditengah pandemi Covid19, pihak panitia juga mengikuti protokoler kesehatan berupa jaga jarak dan mengenakan masker demi keselamatan bersama.

“Harapan saya, kedepan ada tambahan hewan kurban baik dari Parmusi Pusat maupun penyumbang di Kota Kupang. Dengan begitu kita bisa berbagi lebih banyak lagi kepada umat lintas agama di daerah ini,” harap Abu.

Sementara Aryan Staf Senator DPD RI Asal NTT, dr. Asyera Respati Wundalero pada kesempatan ini mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk empati senator untuk warga NTT. Saat ini senator menyumbang 1 ekor sapi untuk Parmusi Wilayah NTT termasuk sebelumnya menyerahkan bantuan berupa uang kepada NU NTT dalam mengadakan hewan kurban.

“Pada September 2019 lalu Senator pernah kunjungi Parmusi NTT sehingga pada momen Idul Adha ini Senator turut berbagi kasih dengan menyumbang 1 ekor sapi. Ini juga sebagai bentuk toleransi bersama di NTT. Kerjasama ini tentu kedepan akan terus dilakukan karena keberadaan Senator di DPD RI merupakan perpanjang aspirasi warga NTT umumnya termasuk Parmusi,” ujar Aryan.

Bukan hanya di NTT, Parmusi juga melaksanakan kurban di berbagai daerah seluruh Indonesia, khusus di tempatkan di wilayah Desa Madani Parmusi. Pengurus Pusat Parmusi setidaknya telah mengirimkan 29 hewan kurban ke sejumlah daerah. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here