Ulama Betawi Ahli Hadits itu Pulang

91

Oleh: Ades Satria (Praktisi Media Islam)

Innalilahi wa innailahi raji’un. Kembali, ulama dari Tanah Betawi telah berpulang ke Rahmatullah. Beliau, DR. KH. Ahmad Lutfi Fathullah, MA bin KH. Fathullah Mughni bin KH. Abdul Mughni, wafat di RSUD Pasar Minggu pada hari Ahad, 11 Juli 2021 ba’da Maghrib pukul 18.22 WIB. Begitu kabar duka yang saya terima.

Kiai Lutfi menjabat sebagai Ketua Baznas Bazis DKI. Beliau juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa. Kita doakan, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan ditempatkan ke tempat yang terindah.

Kiai Lutfi yang saya kenal adalah sosok ulama muda yang rendah hati. Beliau bukan seorang orator, tapi pengkaji hadits yang menggunakan metode kekinian.

Dalam dunia politik dan gerakan dakwah, Kiai Lutfi menjadi bagian dari Aksi Bela Islam yang geram dengan kepemimpinan Ahok yang saat itu menjadi Gubernur DKI Jakarta. Beliau sampai menerbitkan buku Kumpulan Foto Aksi Bela Islam dengan full colour.

BACA JUGA: Innalillahi, Ulama Betawi Ahli Hadits KH. Lutfi Fathullah Berpulang

Selanjutnya Kiai Lutfi turut mendukung pencalonan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia berharap warga Jakarta dan masyarakat Betawi punya pemimpin muslim yang cerdas, santun, beretika dan menyayangi rakyatnya.

Dalam kenangan saya, beliau pernah memberikan hadiah buku yang berjudul “Membaca Pesan Nabi dalam Pantun Betawi”. Dan beliau pun menorehkan tanda tangannya dalam halaman pertama buku tersebut. Ternyata kiai Lutfi juga seorang penulis pantun yang religius dan penuh nasihat.

Sejatinya saya punya rencana bertemu beliau selaku Ketua Umum Bazis DKI untuk sinergi program sosial dengan komunitas saya Jurnalis Filantropi Indonesia (JUFI) dan Gerbang Betawi. Kebetulan Kiai Lutfi adalah sahabatnya KH Nasruddin atau yang akrab disapa Bang Nas, ulama Betawi yang biasa mengisi pengajian di Gerbang Betawi.

Satu hal lagi, saya belum kesampaian untuk mengunjungi pesantren beliau, Ponpes Darul Hadits di Sukabumi yang bangunannya menyerupai Masjidil Haram. Padahal ada niat untuk mengajak teman-teman komunitas untuk sowan. Kiai Lutfi bilang, silakan main ke sana. Tapi takdir berkehendak lain, Allah telah memanggilnya.

Sosok Kiai Lutfi

Kiai Lutfi merupakan salah satu ulama dan ahli hadits yang menyebarkan dakwah Islam dan ilmu haditsnya melalui teknologi yang sedang berkembang saat ini.

Bernama lengkap Ahmad Lutfi Fathullah, dilahirkan di Kuningan, Jakarta pada tanggal 25 Maret 1964. Dr Lutfi (sapaan akrab beliau) merupakan putra Betawi asli yang merupakan salah satu cucu Guru Mughni.

Guru Mughni adalah seorang tokoh ulama Betawi kenamaan di era akhir 1800 dan awal 1900-an. Menurut cerita, pada era tersebut terdapat 3 tokoh ulama Betawi, yaitu Guru Marzuki, Guru Mansur, dan Guru Mughni. Ketiga tokoh ini tersebar di daerah Jakarta dan salah satunya adalah Guru Mughni yang melakukan dakwah Islamnya di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.

Dr Lutfi merupakan salah satu alumni Pondok Modern Gontor Ponorogo. Di Pondok tersebut, Dr Lutfi menimba ilmu selama 6 tahun kemudian melanjutkan studinya di Damascus University (S1) pada konsentrasi Ushul Fiqh, Jordan University (S2) pada konsentrasi Hadits, dan University Kebangsaan Malaysia (S3) pada konsentrasi yang sama dengan judul disertasi Kajian Hadis Kitab Durrat an-Nasihin. Dr Lutfi menikah dengan Jehan Azhari dan sekarang dikaruniai 3 orang anak yaitu Hanin Fathullah, Muhammad Hadi Fathullah, dan Rahaf Fathullah.

Berbagai aktivitas dakwah beliau jalani seiring dengan aktivitas akademis sebagai dosen Pascasarjana di berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta, Program Interdisciplinary Islamic Studies Mc Gill Canada – UIN Jakarta, Universitas Islam Ibnu Khaldun Bogor, Universitas al-Aqidah Jakarta, serta University Kebangsaan Malaysia Bangi Slangor (Dosen Penguji tesis/disertasi). Selain itu Dr Lutfi juga menjadi dosen di Pendidikan Muballigh al-Azhar Jakarta dan Pendidikan Kader Ulama Pondok Modern Gontor.

Aktifitas lain Dr Lutfi saat ini adalah sebagai Guru SD dan SMPIT al-Mughni Jakarta, Direktur Perguruan Islam al-Mughni Jakarta, Pembimbing ibadah haji PT Dian Nusa Insani Jakarta, Direktur Pusat Kajian Hadits Jakarta, serta sebagai narasumber dalam program Kajian Kitab Kuning Sahih Bukhari Hikmah Pagi TVRI.

Pusat Kajian Hadits pada awalnya merupakan suatu klub pencinta hadis di kampus UIN Syarif Hidayatullah dan Perguruan Tinggi Ilmu Qur’an (PTIQ) pada tahun 1999-2000 an. Tahun 2004 rutinitas klub ini pindah ke kompleks Masjid Al-Mughni dan saat ini menjadi Pusat Kajian Hadits dengan basis teknologi multimedia.

Bersama 5 orang rekannya, Dr Lutfi mencoba membuat aplikasi-aplikasi kajian Islam sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini mulai dari website, flash, android, dan saat ini sedang dirilis untuk aplikasi IOS Apple.

Ulama Betawi yang mempunyai prinsip “Hidup itu Ibadah” ini menjelaskan bahwa dalam proses pengerjaannya Pusat Kajian Hadits membagi 3 ranah kerja yaitu bagian isi, penyuplai data, serta programmer.

Pusat Kajian Hadits bergerak dalam teknologi dan pemrograman komputer, sehingga terlihat di kantornya berderet komputer-komputer yang biasa digunakan oleh rekannya. Beberapa karya multimedia yang sudah dirilis Pusat Kajian Hadits di antaranya:

  • DVD Interaktif: Al-Qur’an Al-Hadi (11 Kemudahan Berinteraksi dengan Al-Qur’an)
  • DVD: Metode Belajar Interaktif Hadits dan Ilmu Hadits
  • CD: Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah SAW
  • DVD Interaktif: Hadits-hadits Keutamaan al-Qur’an
  • DVD Interaktif: Hadits Sahih Al-Bukhari, Terjemah dan Takhrij Interaktif (Edisi 1)
  • DVD Interaktif: Indeks Tematik al-Quran
  • DVD Interaktif: Selangkah Lagi Anda Masuk Surga (Kajian Tematis Kitab Riyadh As-Shalihin)

Dan dalam proses penyelesaian:

  • DVD Interaktif: Fiqh Ramadhan
  • DVD Interaktif: Manasik Haji dan Umrah
  • DVD Interaktif: Ensiklopedia Sholat
  • DVD Interaktif: Potret Surga dan Neraka
  • DVD Interaktif: Ensiklopedia Sholat
  • DVD Interaktif: Hadits-hadits Zikir dan Berzikir
  • DVD Interaktif: Arbain an-Nawawi

Berkecimpung dalam dakwah Islam melalui perkembangan teknologi tidak membuat Dr Lutfi meninggalkan metode belajar langsung dari kitabnya secara fisik. Program Kajian Kitab Kuning Sahih Bukhari dalam Hikmah Pagi TVRI merupakan salah satu contoh pengajian langsung dengan membaca kitab kuning secara langsung namun diliput dan ditayangkan melalui siaran TVRI.

“Perkembangan teknologi yang tidak bisa dibendung lagi harus kita isi dengan hal yang positif,” begitu pesan beliau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here