Ukhuwah Islamiyah

87

Oleh: Nuim Hidayat (Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Depok)

Banyak yang menginginkan Ukhuwah Islamiyah, tapi mengapa sulit untuk terwujud? Marilah kita coba kaji ayat-ayat mengenai soal ini:

1. Surat Ali Imran 103:

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”

Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa agar kita tidak bercerai berai, maka yang pertama adalah kita harus berpegang pada tali Allah (hablullah). Maknanya apa? Maknanya kita mesti berpegang pada Al-Quran, Sunnah dan ijtihad ulama yang shalih.

Dalam ayat ini juga mengandung pengertian bahwa mereka yang mendulukan kepentingan manusia (ridha manusia) daripada ridha Allah, maka orang itu berarti telah membuat cerai berai umat. Misalnya membuat partai atau organisasi yang bukan Islam sebagai asasnya. Orang-orang seperti ini lebih senang berangkulan dengan orang-orang kafir daripada orang-orang Muslim.

Jebakan nasionalis sekuler juga digunakan agar umat Islam terpecah belah. Mereka menyatakan bahwa nasionalisme lebih tinggi dari Islam. Kalau Islam kan cuma kumpul-kumpul dengan orang Islam, kalau nasionalis kan bisa kumpul semua agama. Begitulah kata mereka. Kita jawab, bahwa memang Islam lebih senang kumpul dengan orang Islam –tidak dengan orang kafir- karena hanya Islam lah yang benar.

1
2
3
4
5
6
7
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here