UIN Syarif Hidayatullah Dorong Kemenag Perkuat Keagamaan yang Inklusif

436
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dede Rosyada (Foto: Uinjkt)

Jakarta, Muslim Obsession – Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah Jakarta, Dede Rosyada mendorong Kementerian Agama memaksimalkan fungsi dan peranan para penyuluh di berbagai daerah untuk memberikan penerangan tentang toleransi.

Menurut Dede, aksi teroris yang menyerang tempat ibadah dan polrestabes Surabaya sehingga menyebabkan 25 orang meninggal, 13 pelaku meninggal dunia, merupakan tindakan terkutuk yang merusak tatanan kebangsaan dan keindonesiaan.

“Kementerian agama juga harus mendorong sikap keagamaan yang inklusif guna menekan radikalisme yang bermuara pada kristalisasi terorisme,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Muslim Obsession, Jumat (18/5/2018).

Dede menilai, tindakan yang membunuh dan mencabik-cabik rasa kemanusiaan seperti itu, tidak terlepas dari dunia pendidikan Indonesia yang sudah banyak disusupi paham yang tak menghargai kemanusiaan.

Dede meyakini, jika Kemenag memperkuat fungsi pendidikan inklusif, maka segala paham radikal dapat ditangkal. Karena itu, Dede pun mendorong kementerian yang kini dipimpin Lukman Hakim Saifuddin itu memperkuat fungsi dan perannya dalam menangkal sebaran ideologi radikal dan terorisme.

“Melalui penerapan kurikulum yang inklusif di lingkungan madrasah, perguruan tinggi keagamaan, dan lembaga-lembaga keagamaan di masyarakat,” tuturnya.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, lanjut Dede, berkomitmen mengembangkan pendidikan yang inklusif dan toleransi di lingkungan kampusnya. Hal itu, menurutnya, sesuai dengan visi Islam Rahmatan lil ‘Alamin.

Dede menegaskan, terorisme, baik dalam sikap maupun tindakan, bukan bagian dari ajaran agama manapun. Sebab menurutnya, semua agama mengajarkan penghormatan dan pemuliaan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam kekalutan Indonesia, Dede mendukung pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap seluruh aksi terorisme. “Termasuk mengambil langkah sistematis, terstruktur, dan masif guna mencegah persebaran ideologi terorisme,” jelasnya.

Dede juga turut berduka cita dan simpati yang mendalam terhadap korban dan keluarga korban yang meninggal, luka-luka dan trauma akibat aksi kejahatan para pelaku teror. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here