UEA Jalin Hubungan Diplomatik dengan Myanmar

70

UEA, Muslim Obsession – Uni Emirat Arab (UEA) telah menjalin hubungan diplomatik dengan Myanmar setelah menandatangani perjanjian bersama.

Dilaporkan WAM, Ahad (15/11/2020) Lana Zaki Nusseibeh, perwakilan UEA di PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) di New York, menandatangani perjanjian dengan Kyaw Moi Tun, perwakilan Burma di PBB.

Kesepakatan bersama tersebut mengikat kedua negara untuk saling memahami dan membuat persahabatan dan bisnis menjadi lebih konkrit agar ekonomi, stabilitas politik, dan sosialisasi masing-masing menjadi lebih baik.

Hubungan diplomatik dengan kesepakatan Myanmar ditandatangani. Saat menandatangani perjanjian, Nusseibeh mengatakan bahwa UEA akan berharap untuk membuat hubungan persahabatan lebih solid, untuk bekerja secara efisien pada kepentingan dan prioritas bersama.

Selain itu, perwakilan tersebut juga mengatakan UEA telah mencari untuk membuka kunci kemitraan dengan Myanmar.

Para diplomat kedua negara membahas peluang kerja sama dan hubungan bilateral di PBB. Mereka lebih lanjut membahas situasi Rohingya untuk membuka moda komunikasi yang memungkinkan meredakan situasi.

Pengerjaan situasi Rohingya dijadikan prioritas pertama oleh OKI (Organisasi Perusahaan Islam). Abu Dhabi juga telah memberikan bantuan medis ke Myanmar untuk membantu negara itu dalam memerangi Covid-19.

Selama genosida Muslim yang brutal di Myanmar pada tahun 2017; 24.000 Muslim di Rohingya tewas, 18.000 wanita Muslim diperkosa, 36.000 dibakar hidup-hidup, 116.000 menghadapi pelecehan fisik, 1.000.000+ terpaksa meninggalkan negara itu.

Lebih dari satu juta Muslim Rohingya sekarang tinggal di Cox’s Bazar yang merupakan kamp pengungsi terbesar di dunia. Penyelidik PBB menyebut seluruh operasi pembersihan etnis Muslim Rohingya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here