Ucapkan Istighfar, Arifin Ilham Terkejut Masuk Daftar 200 Muballigh

1503
Arifin Ilham
Pimpinan Majelis Az-Zikra, KH. Muhammad Arifin Ilham.

Jakarta, Muslim Obsession – Pimpinan Majelis Az-Zikra KH. Muhammad Arifin Ilham mengucap istighfar saat mengetahui dirinya masuk dalam daftar 200 Muballigh yang direkomendasikan Kementerian Agama.

Ia megaku terkejut, apalagi setelah mengetahui banyak para dai yang dinilainya mulia, pintar, dan tawadhu.

“SubhanAllah sahabatku, mubalig yg tidak terdaptar tidak berarti tidak pantas or tidak mulia, malah boleh jadi lebih baik, lebih mulia dari yg terdaptar, bagaimana mungkin seorang arifin hanya mampunya ngajak zikir terdaptar sementara ayahanda habib Rizieq Syihab seorang mujahid da’wah yg mulia, kanda ustadz Abdus Shomad yg mashur dg keilmuan dan ketawadhuannya, bang Bahtiar Nasir doktor muda yg cerdas dan banyak lagi para dai yg lebih mulia tidak terdaptar padahal semuanya cinta NKRI Indonesia,” tulis KH. Arifin Ilham dalam akun Instagram miliknya, Senin (21/5/2018).

“200 Mubaligh Terdaptar?” Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. “Astagfirullahal adzhim minkulli dzanbin adzhim wa atuubu ilaihi”, sangat terkejut arifin masuk daptar 200 mubalig versi Depag. Umat Islam negeri ini sudah cerdas untuk menilai kiprah dan harakah para dainya. Tanpa diumumkanpun sudah bisa memilih milih mana juru da’wah yg mulia yg istiqomah berjuang untuk keberkahan negeri tercinta ini. SubhanAllah sahabatku, mubalig yg tidak terdaptar tidak berarti tidak pantas or tidak mulia, malah boleh jadi lebih baik, lebih mulia dari yg terdaptar, bagaimana mungkin seorang arifin hanya mampunya ngajak zikir terdaptar sementara ayahanda habib Rizieq Syihab seorang mujahid da’wah yg mulia, kanda ustadz Abdus Shomad yg mashur dg keilmuan dan ketawadhuannya, bang Bahtiar Nasir doktor muda yg cerdas dan banyak lagi para dai yg lebih mulia tidak terdaptar padahal semuanya cinta NKRI Indonesia. Sungguh walau demikian tetap dikomunikasikan dg tabayyun dan musyawarah untuk mengetahui kebenaran, maksud, tujuan dan kreteria apa menilai seorang mubalig, dan mengapa hanya 200 dai, padahal ribuan para dai yg sangat sangat mulia yg tidak terkenal dan tidak mau terkenal dg ikhlas berda’wah di pelosok pelosok negeri ini. Semoga kanda DR Lukmanul Hakim tercinta, sebagai mentri agama kita berkenan membaca dan memahami rasa, hati dan keadaan para jura da’wah yg mulia untuk kebersamaan membangun keberkahan negeri tercinta ini. SubhanAllah ingat para juru da’wah yg mulia yg arifin cintai karena Allah, sungguh yg berhak menilai hakiki hanya Allah Yang Maha Tahu siapa juru da’wahNya yg sejati di muka bumi ini. Duhai sahabat da’wahku tercinta karena Allah, IKHLASKAN diri dan tetaplah BERHUSNUZHZHON. Yg terpenting kita tetap menjaga semangat DA’WAH, UKHUWAH dan berjuang untuk KEMASLAHAN UMAT dan NKRI tercinta ini. Ayooo keep ISTIQOMAH BERDA’WAH dg hikmah, sabar dan kasih sayang! Sahabat da’wahmu Muhammad Arifin Ilham.

A post shared by Bang Muhammad Arifin Ilham (@kh_m_arifin_ilham) on

Arifin Ilham berharap hal tersebut dapat dikomunikasikan untuk mengetahui kebenaran, maksud, tujuan, dan kreteria penilaian seorang Muballigh, termasuk mengapa jumlahnya hanya 200 saja.

Ia berharap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dapat memahami para dai yang sama-sama tengah membangun keberkahan tanah air.

“Semoga kanda DR Lukmanul Hakim tercinta, sebagai mentri agama kita berkenan membaca dan memahami rasa, hati dan keadaan para jura da’wah yang mulia untuk kebersamaan membangun keberkahan negeri tercinta ini,” tambahnya.

Arifin Ilham menegaskan, sesungguhnya yang berhak menilai hanya Allah, siapa juru dakwah yang sejati di muka bumi ini.

Meski demikian, ia pun mengajak masyarakat untuk tetap berprasangka baik, ikhlas, dan berjuang untuk kemaslahatan umat.

“Duhai sahabat da’wahku tercinta karena Allah, IKHLASKAN diri dan tetaplah BERHUSNUZHZHON. Yg terpenting kita tetap menjaga semangat DA’WAH, UKHUWAH dan berjuang untuk KEMASLAHAN UMAT dan NKRI tercinta ini. Ayooo keep ISTIQOMAH BERDA’WAH dg hikmah, sabar dan kasih sayang!” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here