UBM: “Kita Wajib Bersyukur Lahir di Indonesia, Kenapa?”

240
Ustadz Buchory Muslim (UBM) saat memberikan taushiyah di Masjid As-Syarief Al-Azhar BSD City, Tangsel, Ahad (7/3/2021) ba'da Subuh. (Foto: Mam)

Tangsel, Muslim Obsession – Setiap Muslim di Indonesia seyogianya bersyukur karena hidup di tengah negara yang penduduknya mayoritas memeluk agama Islam.

Apalagi Indonesia merupakan negara Berketuhanan Yang Maha Esa, seperti disebutkan pada sila pertama Pancasila.

“Kita tidak bisa memilih tempat, waktu, dan dari siapa dilahirkan. Namun kita wajib bersyukur karena terlahir sebagai Muslim. Apalagi kita dilahirkan berada di negeri ber-Ketuhanan Yang Maha Esa dengan mayoritas Muslim di dalamnya,” ujar Ustadz Buchory Muslim (UBM) dalam taushiyahnya di Masjid As-Syarief Al-Azhar BSD City, Tangerang Selatan, Ahad (7/3/2021) ba’da Subuh.

Menurut Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam (LKPI) PP Parmusi tersebut, sejatinya setiap orang terlahir dalam keadaan fitrah, dimana tauhid tertancap dalam dirinya.

Kendati pada perkembangannya, setiap orang ada yang mampu menjaga ketauhidannya dan ada juga yang tidak karena disebabkan banyak hal.

“Setiap orang terlahir dalam keadaan sudah bertauhid (fitrah). Oleh karena bersyukurlah orang yang istiqamah memegang tauhidnya, meskipun berada di lingkungan yang non Islam,” kata UBM.

UBM menjelaskan, bukti ketauhidan seseorang antara lain tersurat dalam QS. Al-A’raaf ayat 172 saat Allah Ta’ala mengambil kesaksian setiap jiwa yang diciptakan-Nya. Saat itu, setiap jiwa kemudian bersaksi dan mengakui bahwa Allah Ta’ala merupakan Tuhan mereka.

“Sebagai wujud syukur, kita harus senantiasa menjadi seorang Muslim yang menebarkan manfaat dan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara,” tegasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here