UAS: Wabah itu Ibarat Api dalam Serbuk Kering

657
Ustadz Abdul Somad (UAS).

Jakarta, Muslim Obsession – Ustadz Abdul Somad (UAS) mengibaratkan sebuah penyebaran wabah itu seperti api dalam serbuk kering.

Hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram miliknya, Selasa (18/3/2020). UAS mengutipnya dari Fath al-Mun’im Syarh Shahih Muslim yang berbunyi:

وكان وباء الطاعون قد انتشر كالنار في الهشيم بين الناس

“Wabah itu menyebar seperti api dalam serbuk yang kering”.

Maka penanganannya adalah, pertama jangan biarkan ada serbuk kering berkeliaran. Kedua, dengan demikian api akan padam.

Pernyataan tersebut UAS sampaikan dengan mengunggah foto Surat Edaran nomor 440/2666/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) di Sumatera Utara, kegiatan belajar mengajar ditiadakan sejak  Selasa (17/3/2020) hingga Jumat (3/4/2020).

“Untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara disepakati untuk belajar mandiri di rumah masing-masing melalui metode belajar jarak jauh bagi siswa kelas X dan XI SMA, SMK dan SLB Negeri/Swasta mulai tanggal 17 Maret s.d. 03 April 2020, sedangkan siswa SMK Negeri/Swasta yang mengikuti Ujian Nasional tetap dilanjutkan sampai tanggal 19 Maret 2020,” demikian bunyi salah satu poin surat edaran tersebut.

Selain itu, Edy juga menginstruksikan agar sekolah yang menggelar UN menyiapkan alat pendeteksi panas ataupun hand sanitizer. Pihak sekolah diminta mengatur keterpenuhan hari dan jam kerja bagi seluruh guru.

Berikut isi lengkap enam poin dalam Surat Edaran tersebut:

  1. Untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara disepakati untuk belajar mandiri di rumah masing-masing melalui metode belajar jarak jauh bagi siswa kelas X dan XI SMA, SMK dan SLB Negeri/Swasta mulai tanggal 17 Maret s.d. 03 April 2020, sedangkan siswa SMK Negeri/Swasta yang mengikuti Ujian Nasional tetap dilanjutkan sampai tanggal 19 Maret 2020.
  2. Untuk UN SMA/MA masih tetap diselenggarakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, menunggu situasi dan perkembangan status kedaruratan yang diakibatkan oleh penyebaran COVID-19 dan selanjutnya akan diberitahukan kemudian.
  1. Diinstruksikan agar setiap sekolah penyelenggara UN menyediakan saran hand sanitizerthermo scanneratau bentuk lain untuk pencegahan (disesuaikan dengan penanganan protokol area COVID-19).
  2. Selama proses belajar mandiri, Kepala Sekolah wajib mengatur keterpenuhan hari dan jam kerja bagi seluruh guru, tenaga kependidikan dan karyawan sekolah yang menjadi tanggungjawabnya dengan tetap menerapkan kewaspadaan tinggi terhadap penyebaran COVID-19.
  3. Untuk Bupati dan Walikota saya harapkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) dengan melihat situasi dan kondisi di daerah wilayah kerja masing-masing.
  4. Kepada seluruh orang tua/wali siswa dan tenaga pendidik serta tenaga kependidikan agar mengawasi siswa untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan tidak bepergian jauh/keluar kota dan menghindari kontak fisik dengan orang lain (bersalaman, cium tangan, atau berpelukan).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here