UAS Jelaskan Ciri-Ciri Orang Munafik

158
Ustadz Abdul Somad (UAS).

Jakarta, Muslim Obsession – Munafik adalah salah satu sifat yang tidak terpuji. Karena, sifat munafik adalah penyakit hati yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Manis di depan, namun dibelakang menipu.

Ciri orang munafik dapat terlihat saat ia berinteraksi dengan sesama manusia lain, hal itu bisa dilihat dari ketidaksesuaian antara percakapan dengan perbuatan orang tersebut.

Berikut adalah penjelasan ciri orang munafik yang perlu kita ketahui.

1. Kalau ia bicara ia dusta

Lewat channel YouTube, Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, ciri orang munafik yang pertama adalah ia yang suka berdusta dalam segala ucapan yang ia lontarkan.

“Berdusta atau berbohong merupakan sifat tercela yang dibenci manusia serta agama apapun. Bahkan setiap agama melarang keras jika umatnya melakukan dusta sekecil apapun.”

Berdasarkan hadis dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, Rasulullah Saw bersabda:

“Tanda orang munafik itu ada tiga, apabila ia berucap berdusta, jika membuat janji ingkar, dan jika dipercaya mengkhianati.” (HR Bukhari)

2. Kalau ia berjanji ia ingkar

Ciri orang munafik yang selanjutnya adalah ia yang suka berjanji, dan ia yang mengingkari janjinya sendiri.

Menepati janji hukumnya wajib, ketika seseorang berani membuat janji, maka sudah seharusnya ia menepati apa yang telah ia janjikan.

“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah (mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” surat An-Nahl ayat 91.

3. Kalau ia diberi amanah, ia berkhianat

Ustadz Abdul Somad juga mengungkapkan ciri orang munafik yang berikutnya adalah ia yang gemar berkhianat, yaitu orang yang tidak memiliki komitmen atas apa yang ia jalani. Ia tidak pernah menepati perkataan yang telah diucapkan tanpa adanya kejelasan. Seseorang yang tidak bisa dipercaya dalam memegang amanah akan disebut sebagai orang yang munafik.

Hal ini dapat terlihat saat ia berbicara, semua yang dibicarakan akan banyak mengandung kebohongan, saat berjanji ia akan sering berdusta, dan saat diberi amanah maka ia akan berkhianat.

“Zaman akhir zaman ini adalah zaman fitnah, orang tidak dapat lagi mengukur segala kebenaran dengan berbagai teori. Satu satu hal yang dapat kita harapkan agar kita mengerti tentang segala hak dan batil, tentang bengkok dan lurus, dan tentang apa yang benar dan yang salah. Hanyalah bimbingan dari Allah SWT,” ucap Ustadz Abdul Somad. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here