Twitter dan Facebook Dilarang di Iran, Sekarang Giliran Instagram

234
Instagram (Foto: fstoppers.com)

Iran, Muslim Obsession – Pejabat hukum di Iran ingin melarang Instagram di negaranya. Sebab menurutnya, layanan jejaring sosial milik Facebook tersebut tidak bermoral, terutama pada aplikasi berbagi foto.

“Sayangnya Instagram tidak hanya ilegal tetapi juga kontennya tidak bermoral dan cabul,” kata jaksa penuntut Javad Javadnia, Kamis (3/1/2019) seperti dilansir Daily Sabah.

Namun, pihak berwenang sekarang sedang menunggu keputusan akhir dari para pemimpin politik Iran untuk menerapkan larangan tersebut.

Media sosial Instagram memang sangat populer di Iran. Setidaknya ada jutaan warga di negara tersebut yang menggunakan layanan ini untuk berbagi gambar dan video.

Masalahnya, sebagian besar konten baik dari luar maupun dalam negeri dianggap melanggar aturan Islam di negara Iran.

Sebelumnya, negara tersebut juga sudah melarang penggunaan Twitter, Facebook, dan Telegram.

Sementara itu, para pengamat mengatakan bahwa memblokir media sosial bermotivasi politik, karena sering digunakan oleh para kritikus rezim untuk berkomunikasi dan mempromosikan tujuan mereka.

Tetapi, banyak orang Iran menggunakan jaringan pribadi virtual, atau VPN, untuk mengatasi larangan tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh media pemerintah menemukan, sampai saat ini ada 40 juta hingga 45 juta orang masih menggunakan Telegram di Iran. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here