Turki Kutuk Bom Bunuh Diri Saat Peringatan Maulid Nabi di Afghanistan

474
Bom bunuh diri di Afghanistan tewaskan puluhan orang (Foto: Anadolu Agency)

Turki, Muslim Obsession – Pemboman bunuh diri tepat pada peringatan Maulid Nabi di ibukota Kabul pada Selasa (20/11/2018) menewaskan sedikitnya 43 orang.

Najib Danish, juru bicara Kementerian Dalam Negeri, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa serangan bunuh diri itu menargetkan aula komunitas pribadi.

Dia mengatakan pertemuan untuk menandai hari kelahiran Nabi Muhammad sedang berlangsung ketika ledakan merobek kerumunan.

Media setempat melaporkan sedikitnya 43 orang terbunuh dan lebih dari 50 terluka. Adegan emosional terlihat jelas di lokasi ketika ambulans bergegas untuk memindahkan korban tewas dan terluka ke rumah sakit.

Sementara itu, Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani mengutuk serangan itu. Dia menyebut aksi kejahatan semacam itu jauh dari prinsip Islam dan tidak mencerminkan akhlak Rasulullah Saw.

Lebih lanjut, dia mengarahkan pihak berwenang untuk menurunkan bendera nasional di gedung-gedung pemerintah dan misi diplomatik pada Rabu (21/11/2018) untuk meratapi nyawa yang hilang dalam serangan teroris ini.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) dalam sebuah pernyataan menyatakan kemarahan atas pemboman yang terjadi tepat di hari penting umat Islam. Turki juga turut mengutuk serangan itu.

“Kami sangat mengutuk serangan teroris ini dan berharap rahmat Allah atas mereka yang kehilangan nyawa, cepat sembuh untuk yang terluka, dan menyampaikan belasungkawa kami kepada pemerintah dan orang-orang Afghanistan,” kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

Hingga saat ini, belum ada klaim tanggung jawab atas serangan itu. (Vina)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here