Tugas MUI Saat Ini Meneruskan Mata Rantai Kebaikan Pengurus Terdahulu

117
Ketua Umum MUI KH. Ma'ruf Amin saat mengisi sesi ramah tamah, Rabu (25/11/2020) malam di Hotel Sultan, Jakarta.

Jakarta, Muslim Obsession – Saat ini tugas Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah meneruskan mata rantai kebaikan pengurus terdahulu. Betapapun besar atau kecil, setiap pengurus MUI selalu menorehkan prestasi kebaikan.

Demikian disampaikan Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin saat mengisi sesi ramah tamah, Rabu (25/11/2020) malam di Hotel Sultan, Jakarta.

“Kita memang masing-masing pengurus pada periodenya itu membuat semacam prestasi-prestasi, betapapun besar dan kecilnya, itu merupakan rentetan, merupakan silsilah, mata rantai perbuatan baik yang dilakukan masing-masing pengurus,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi melahirkan kebaikan semacam itu, harus terus dibangun oleh MUI pada masa mendatang. Tentu saja, perbaikan itu lebih kepada hal-hal yang sifatnya operasional bukan yang bersifat prinsipil, sehingga tidak melenceng dari jalur MUI.

“Operasionalisasi MUI harus dilakukan perbaikan-perbaikan untuk memberikan nilai yang lebih baik lagi. Supaya nilai manfaatnya lebih besar lagi. Bagaimana kita memperbesar kemaslahatan, kemudian mengecilkan bahaya dan gangguan. Bagaimana bahaya itu kita perkecil lagi dengan cara yang lebih baik dan efektif,” ungkapnya.

Selain aktif merespon situasi terkini, jelas Kiai Ma’ruf, jalan mewujudkan kebaikan seperti itu harus terus dipupuk. Sehingga MUI tidak hanya merespon apa yang dilihat secara reaktif, namun juga membuat arus baru yang membawa kemaslahatan.

“Itulah yang saya sebut sebagai prinsip terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan, tidak pernah berhenti melakukan perbaikan, itu merupakan tanggung jawab yang harus terus kita laksanakan,” ujarnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here