Trump Pilih Dokter Muslim Moncef Slaoui untuk Temukan Vaksin Corona

137

AS, Muslim Obsession – Presiden AS Donald Trump telah memilih seorang dokter Muslim untuk memimpin pencarian dalam menemukan vaksin untuk virus corona baru pada akhir tahun 2020.

Ialah Dr. Moncef Slaoui, seorang warga Amerika keturunan Belgia, pada minggu ini ditunjuk sebagai Kepala Ilmuwan untuk “Operation Warp Speed”.

Bahkan, dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih Rose Garden, Trump menggambarkan Slaoui sebagai salah satu ahli vaksin terkemuka di dunia.

“Mr. Presiden, saya baru saja melihat data awal dari uji klinis dengan vaksin coronavirus. Dan data ini membuat saya merasa lebih percaya diri bahwa kita akan dapat memberikan beberapa ratus juta dosis vaksin pada akhir tahun 2020,” ujar Slaoui.

“Kelompok “Operation Warp Speed” akan menggabungkan keahlian dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Departemen Pertahanan dan banyak lagi,” ujar kepala FDA Stephen Hahn mengatakan pada sidang Senat minggu ini.

Siapa Slaoui?

Lahir tahun 1959, Slaoui adalah seorang peneliti Amerika-Amerika kelahiran Belgia dan mantan kepala departemen vaksin GlaxoSmithKline.

Dilansir About Islam, Senin (18/5/2020) dia bekerja di perusahaan selama tiga puluh tahun, pensiun pada 2017. Setelah lulus dari Sekolah Menengah Mohammed V, ia meninggalkan Maroko pada usia 17 tahun untuk belajar kedokteran di Perancis.

Namun, ia melewatkan batas waktu pendaftaran. Dia mendaftar di Université libre de Bruxelles, di mana dia memperoleh gelar sarjana di bidang biologi. Kemudian ia mendapatkan gelar doktor di bidang mikrobiologi molekuler dan imunologi.

Dia mengambil kursus pascasarjana di Harvard Medical School dan Fakultas Kedokteran Universitas Tufts Dipilih untuk memimpin operasi Wrap Speed, Slaoui mengundurkan diri dari dewan perusahaan biotek moderna yang berbasis di Massachusetts.

Perusahaan itu telah mengembangkan vaksin untuk coronavirus Slaoui juga duduk di dewan SutroVax, Organisasi Inovasi Bioteknologi, Inisiatif Vaksin AIDS Internasional, dan Yayasan PhRMA.

Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar memuji Slaoui sebagai pengembang vaksin yang paling berpengalaman dan paling sukses di dunia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here