Trik Jitu Teuku Umar Melamar Cut Nyak Dhien

1756
Cut Nyak Dhien (Foto: Wikipedia)

Pernikahan Teuku Umar dengan Cut Nyak Dhien terjadi pada 1880. Konon sebelumnya, Umar sudah memiliki dua istri, yakni Nyak Sofiah, anak seorang uleebalang yang dinikahinya pada 1874.

Kemudian dia menikah lagi dengan Nyak Mahligai, putri salah satu pemimpin rakyat Aceh yang disegani, Panglima Sagi XXV Mukim.

Meski demikian, Teuku Umar tetap memberanikan diri untuk melamar Cut Nyak Dhien. Dalam bukunya berjudul Cut Nyak Din, Muchtaruddin Ibrahim (1996) menuliskan bahwa Umar memang sangat mengagumi sosok perempuan pemberani yang juga masih kerabatnya itu.

Pernikahan Teuku Umar dengan Cut Nyak Dhien disambut dengan gembira dan dirayakan dengan upacara yang cukup meriah. Kabar ini pun didengar oleh pemerintah Belanda di Kotaraja, Banda Aceh. Mereka menyadari bahwa pernikahan itu sama halnya dengan penggabungan dua kekuatan besar yang berpotensi membahayakan.

Di luar itu semua, nyatanya tidak mudah seorang Umar mencuri dan meluluhkan hati Cut Nyak Dhien untuk dinikahi. Bahkan, Umar harus kehilangan muka saat pernyataan cintanya ditolak mentah-mentah oleh Cut Nyak Dhien.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here