Trailer Film ‘The Santri’ Bikin UYM dan Ustadz Maaher Saling Mendoakan

2038
Ustadz Maaher Atthuwailibi dan Ustadz Yusuf Mansur.

Jakarta, Muslim Obsession – Film ‘The Santri’ memang belum tayang. Namun sinopsis film yang dibidani Livi Zheng tersebut ramai menuai protes karena dinilai tidak mencerminkan akhlak dan tradisi santri yang sebenarnya.

Salah seorang yang sangat keras memprotes trailer ‘The Santri’ adalah Ustadz Maaher Atthuwailibi (UMA). Melalui akun Instagramnya, ia memprotes keras dan mengganti judul film dengan ‘THE GOBLOK’.

Menurutnya, film yang mengandung adegan saling tatap lelaki dan perempuan bukan mahrom, lalu berduaan di hutan, dan masuk gereja bawa tumpeng, tidak mencerminkan perilaku santri.

“Santri mana? Santri liberal? Pemainnya setengah murtad, penontonnya dungu berakrat!” tulisnya.

Menanggapi protes keras UMA, Ustadz Yusuf Mansur (UYM) yang menyadari putrinya merupakan salah seorang pemain dalam film tersebut pun turut berkomentar. Tak seperti UMA, UYM menanggapinya dengan santai.

“Makasih Ust. Maaher. Mohon doa antum dan semua para guru. Untuk saya dan Wirda khususnya. Segala doa dan kebaikan untuk antum dan keluarga besar semua. Salam dari kami,” tulis UYM di akun Instagramnya, Selasa (17/9/2019).

Atas tanggapan UYM tersebut, tak berapa lama kemudian UMA pun membalasnya. Ia mengaminkan doa yang ditulis UYM, meski ia berharap hal itu bukanlah playing victim. UMA pun balas mendoakan UYM.

“Ustadz Yusuf Mansur, percayalah..kami semua cinta pada antum. Makanya kami berusaha menyelamatkan antum dari KESESATAN. Kami mengritik antum dan anak antum karena JELAS SALAH, tanpa kepentingan sama sekali..” tulisnya sambil menge-tag akun UYM.

Tulisan UMA yang dianggap sangat keras menuai tanggapan dari Netizen. Begitu juga tanggapan UYM terhadap tulisan UMA yang diserbu ribuan followers-nya.

Pada kesempatan lain, UYM pun sempat memberikan tanggapan terkait keterlibatan putrinya Wirda Mansur dalam trailer film tersebut. (Baca: Heboh, Ustadz Yusuf Mansur Tanggapi Film ‘The Santri’ yang Dibintangi Putrinya)

UYM menjelaskan, putrinya Wirda memang diminta oleh sejumlah aktivis NU untuk bicara tentang film tersebut yang bertutur tentang santri. Ia pun mengajak Wirda berdiskusi tentang film tersebut, meski UYM sendiri mengaku tak mengikuti perkembangannya.

Kepada UYM, Wirda bertutur tentang bagaimana kekompakan tim dan lain-lain. Termasuk silaturahimnya Wirda dengan berbagai santri dari pelosok Nusantara dalam pembuatan film.

“Saya senang aja. Sebagai Papahnya. Wirda punya banyak kawan. Apalagi kolaborasi dengan Gus Azmi dan Veve. Yang kelak jadi kayak kakak-adik dan keluarga kami saling silaturahim. Usia Wirda di atas Veve. Apalagi Azmi,” tutur UYM.

The Santri sendiri merupakan film yang diinisiasi PBNU melalui NU Channel bekerja sama dengan sutradara Livi Zheng dan Ken Zheng dengan penata musik komposer Purwacaraka. Film ini akan dibintangi sejumlah pendatang baru seperti Azmi Askandar, Wirda Mansur, dan Veve Zulfikar.

Film tersebut direncanakan tayang pada Oktober mendatang, bertepatan dengan Hari Santri. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here