Tragis, Ada Buku SD Ajarkan Yerusalem Ibu Kota Israel

1234

Jakarta, Muslim Obsession – Israel dan Palestina kembali bergejolak setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui bahwa Al-Quds atau Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pernyataannya itu memicu reaksi dari berbagai penjuru dunia, terlebih umat Islam. Atas pengakuan itu pula para pemimpin dunia mengecam tindakan Trump, termasuk Indonesia yang mayoritas Islam.

Akibat pengakuan itu ribuan massa sempat mengepung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pekan lalu, untuk mendesak Pemimpin Amerika mencabut ucapannya.

Namun tragisnya, saat masyarakat dunia mengecam Trump, siswa-siswi sekolah dasar sudah lama diajarkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Dua buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 6 SD dan MI menyebutkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel.

Buku IPS karangan Irawan Sadad Sadiman dan Shendy Amalia memuat Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada halaman 64. Sementara buku karangan Sutoyo dan Leo Agun tercantum pada halaman 76.

Menanggapi hal itu, Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar menarik dan merevisi buku IPS kelas 6 SD/MI karangan Sutoyo dan Leo Agung yang mencantumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. SIKL menilai apa yang ditulis dalam buku tersebut mencederai perjuangan Indonesia mendorong kemerdekaan Palestina.

“Dalam halaman 76 buku terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan halaman 76 tercetak nama negara Israel dengan ibu kota Yerusalem,” kata Ketua Komite SIKL Hardjito Warno di Kuala Lumpur, seperti dilansir dari Rebublika, Selasa (12/12/2017).

Kesalahan pencantuman nama negara penjajah Palestina itu bertolak belakang dengan konstitusi Pembukaan UUD RI 1945 yang menyatakan bahwa penjajah di atas dunia harus dihapuskan.

Selain itu menurut Hardjito pencantuman Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah mencederai upaya yang dilakukan pemerintah RI dalam memperjuangkan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina dan mendorong perjuangan negara tersebut. (Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here