Tragedi Festival Layang-Layang ‘Basant’ di Pakistan yang Berujung Maut

362
Tragedi maut festival layang-layang 'Basant' (Foto: Anadolu Agency)

Pakistan, Muslim Obsession – Gara-gara menerbangkan layang-layang, polisi di Pakistan terpaksa menangkap lebih dari 150 orang.

Rupanya, ratusan orang yang didominasi pemuda ini telah melanggar larangan terbang layang-layang di provinsi timur laut Punjab, Pakistan.

Dilaporkan Lahore News mengutip juru bicara kepolisian, sebagian besar penangkapan telah dilakukan di Lahore, kota dan pusat budaya terbesar kedua di negara itu.

Sebelumnya, pemerintah provinsi pada bulan Desember mengumumkan pencabutan larangan Basant, atau festival layang-layang. Namun, segera meninjau keputusan dan menerapkan kembali larangan tersebut setelah tekanan publik dan media.

Polisi Lahore memperingatkan warga agar menjauh dari menerbangkan layang-layang, jika tidak bersiap-siap untuk menghadapi hukum.

Layang-Layang Maut

Dikutip dari Kantor Berita Turki, Anadolu Agency, Rabu (6/2/2019), festival yang menyambut musim semi itu, sebagian besar dirayakan di provinsi Punjab India dan Pakistan, dan dilarang pada 2007 setelah kematian ratusan orang, yang kebanyakan anak-anak. Festival ini sebagian diizinkan untuk dirayakan pada tahun 2008 dan 2009 silam.

Terlepas dari larangan itu, layang-layang yang sudah terlanjur terbang tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh pihak berwenang. Karena para pecinta layang-layang, terutama kaum muda, tetap merayakan festival ini di tengah penangkapan dan kematian dalam 11 tahun terakhir.

Kematian itu bertepatan dengan periode ketika festival semakin populer di Pakistan, menyebar dari rumah bersejarahnya di Lahore ke bagian lain negara itu.

Senar yang tajam, seringkali terbuat dari logam, digunakan untuk menerbangkan layang-layang selama pertarungan layang-layang yang kompetitif.

Senar itu yang “membunuh” beberapa anak dengan melukai leher mereka. Di mana kejadian itu sontak memicu kemarahan di seluruh negeri, dan memaksa pemerintah untuk melarang festival itu di kota-kota besar.

Basant dibawa ke puncaknya oleh mantan Presiden Pervez Musharraf, yang menjadikannya acara internasional antara 2004 – 2008.

Festival ini bertujuan untuk mempromosikan Lahore sebagai pusat budaya negara. Para warga akan menyewakan atap rumah mereka untuk digunakan dalam acara terbang layang-layang sepanjang bulan. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here