Tonasa, Desa Madani Parmusi Ini Kembangkan Hortikultura

464

Gowa, Muslim Obsession – Desa Madani Tonasa yang diresmikan Ketua Umum Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) H. Usamah Hisyam, Jumat (30/8/219) segera mengembangkan tanaman hortikultura.

Tanaman seperti lombok, tomat, wortel, serta jenis sayur-sayuran lainnya itu dikembangkan untuk meningkatkan penghasilan dan perekonomian warga salah satu desa di Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut.

“Kami gembira bisa datang ke desa ini. Karena Tonasa sudah memenuhi syarat untuk dikembangkan menjadi Desa Madani Parmusi yang bisa dicontoh desa-desa lain di Sulsel,” ujar Usamah saat silaturahim di kediaman Kepala Desa Tonasa usai peresmian desa tersebut sebagai desa madani binaan Parmusi.

Usamah mengungkapkan, pilar pertama desa madani yakni iman dan takwa telah dimiliki sekitar 4.800 warga setempat yang 90% beragama Islam. Para Dai Parmusi tinggal memberikan pencerahan agar warga muslim terus meningkatkan ibadah dan amal shalihnya setelah menjadi desa madani.

Harapan itu juga diamini Ketua Lembaga Dakwah Parmusi KH. Syuhada Bahri. Menurutnya, tolok ukur peningkatan itu dapat terlihat, antara lain dari jumlah jamaah saat shalat Subuh berjamaah di mushalla atau masjid.

“Kalau sekarang shalat Subuh hanya satu shaf, bagaimana agar ke depan jumlah jamaah shalat Subuh seperti jamaah shalat Jumat,” ujar Kiai Syuhada saat memberikan arahan kepada warga.

Menurut Kiai Syuhada, peningkatan iman dan takwa menjadi pilar terpenting dalam manhaj dakwah Desa Madani. Karena tiga pilar lainnya dapat tererwujud hanya dengan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Oleh sebab itu, menurutnya, para Dai Pelaksana Parmusi diikutsertakan dalam Dauroh Dai Desa Madani di Bogor untuk mengembangkan wawasan ilmu pengetahuan dan kemampuannya dalam melaksanakan tugas dakwah.

Tiga pilar manhaj dakwah Desa Madani Parmusi lainnya adalah pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan sosial, dan peningkatan kualitas pendidikan. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here