Tolak Tengkulak, Parmusi Grobogan Fasilitasi Penjualan Jagung Petani

852
Jagung
Ilustrasi: Jagung. (foto: infobisnis)

Grobogan, Muslim Obsession – Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PD Parmusi) Kabupaten Grobogan Jawa Tengah, membuat dua keputusan penting dalam pertemuan yang digelar akhir pekan lalu.

Dua keputusan tersebut adalah menyepakati susunan Pengurus Daerah dan kesepakatan kerja yang merakyat, khususnya pendampingan petani dalam penjualan jagung.

“Selama ini para petani jagung di Grobogan selalu dirugikan oleh para tengkulak setiap masa panen tiba. Karena itu pendampingan oleh PD Parmusi terhadap petani jagung sangat ditunggu,” kata Ketua Pengurus Wilayah Parmusi Jawa Tengah Anding Sukiman kepada Muslim Obsession, Senin (12/11/2018).

Anding menuturkan, beberapa waktu lalu kader-kader Parmusi Grobogan mengaku sedih melihat nasib petani yang selalu dirugikan dalam setiap panen. Mereka mengeluhkan harga jagung yang selalu rendah.

“Karena itu kami usulkan agar penjualan jagung tidak usah melalui tengkulak tetapi langsung ke pabrik, sehingga petani memperoleh harga layak. Karena itu langkah ini perlu dilakukan,” tegas Anding.

Rapat koordinasi Parmusi di Grobogan pada Sabtu (10/11/2018) yang dipimpin oleh Bendahara PW Parmusi Jawa Tengah H. Rus Utaryono, SH.M.Kn, menyepakati untuk melanjutkan fasilitasi penjualan jagung milik petani Grobogan langsung ke pabrik pengolahan jagung yaitu PT.Prabu Jaya Pertiwi.

Kerja sama antara PD Parmusi dengan PT PJP ini nantinya akan dituangkan dalam bentuk akte notaris, sehingga akan menjadi pegangan bagi semua pihak.

“Dalam kerja sama PD Parmusi dengan PT PJP ini Parmusi tidak memperoleh keuntungan dana tetapi seluruh petani peserta program wajib mengikuti kajian Islam dan sholat shubuh berjamaah secara rutin di masjid yang akan dibimbing oleh dai Parmusi,” kata Rus Utaryono seperti dituturkan Anding.

Adapun dalam susunan kepengurusan PD Parmusi Grobogan, Narto ditetapkan sebagai ketua didampingi Joko Susanto sebagai sekretaris, dan Sri Hetiningtyas sebagai bendahara.

Pada kesempatan itu juga ditetapkan kepengurusan Muslimah Parmusi Grobogan dengan Sutrimo sebagai ketua, Pujiastuti sebagai sekretaris, dan Sri Pujiyanti sebagai bendahara. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here