Tolak RUU P-KS, GPGI Gelar Aksi Damai

88

Samarinda, Muslim Obsession – Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) terus menuai penolakan dari masyarakat di Tanah Air. Kali ini, sejumlah kelompok pemuda yang tergabung dalam Gerakan Peduli Generasi Indonesia (GPGI) menggelar aksi damai.

Pada aksi yang dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Sempaja Samarinda, Ahad (21/7/2019), GPGI mengajak masyarakat untuk menandatangani spanduk penolakan RUU P-KS.

“Masyarakat yang tengah berolahraga, tampak semangat untuk ikut serta membubuhkan tanda tangannya,” kata jurubicara GPGI, Maya Rahmah, Ahad (21/7/2019).

Maya mengungkapkan, setelah beberapa kali mengadakan aksi damai penolakan RUU P-KS, pihaknya melihat banyak sekali masyarakat yang belum paham tentang RUU ini. Bahkan sebagian besar perempuan di Samarinda pun belum tahu tentang RUU ini.

“Dan setelah kami jelaskan, mereka sepakat untuk menolak. Ini tentunya mematahkan kampanye para pengusung RUU yang menyatakan bahwa RUU ini dibutuhkan oleh semua perempuan Indonesia,” jelas Maya.

Dalam waktu dekat, GPGI berencana melakukan audiensi ke DPRD. Dalam audiensi ini, GPGI ingin menyampaikan suara perempuan dan keluarga Kaltimtara yang menolak tegas RUU P-KS.

Aksi diikuti puluhan pemuda dari berbagai organisasi, seperti Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampusa (FSLDK) KALTIMTARA, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) KALTIMTARA, KAMMI PD BALIKPAPAN, KAMMI PD SAMARINDA, KPIS, YAYASAN ASHABUL QUR’AN, PUSDIMA, KAMMI KOMSAT UNMUL, KAMMI SAMSEB. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here