Tiga Saran SBY untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

102
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Jakarta, Muslim Obsession – Sebagai orang yang pernah menjabat presiden selama 10 tahun, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentu punya banyak pengalaman bagaimana menghadapi berbagai macam persoalan bangsa. Terlebih saat negara menghadapi krisis seperti sekarang ini.

Karena itu, SBY memaparkan dirinya ingin berbagi pengalaman bagaimana caranya mengatasi persoalan bangsa dalam menghadapi krisis. Khususnya dalam bidang ekonomi. Menurutnya, ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk mendukung percepatan ekonomi agar cepat pulih.

“Menurut saya ada tiga agenda utama. Pertama mencegah penurunan GDP [PDB] yang sangat berlebihan. Stimulasi pertumbuhan itu sangat penting, stabilisasi ekonomi juga sangat penting. Kedua, jangan lupakan bahwa pengangguran di mana-mana,” sebutnya seperti dikutip, CNBC Indonesia, Senin (17/8/2020).

Pengangguran menjadi perhatian lebih SBY. Mantan Menko Polhukam era Presiden Megawati Soekarnoputri ini menyadari sebagai negara yang mengandalkan konsumsi rumah tangga sebagai pertumbuhan ekonomi, maka pengangguran menjadi hal fundamental yang perlu dibenahi.

“Menko Perekonomian [Airlangga Hartarto] saya ikuti dalam wawancara beliau sebelum dan setelah pandemi, jika dijumlahkan pengangguran kita 11 juta,” katanya.

“Saya ngga tau apa sudah memasukkan pengangguran tidak kentara, yang setengah menganggur, sektor informal. Kalau dihitung cukup besar, karena itu segera diatasi. Karena kalau tidak pukul konsumsi. Konsumsi drop pertumbuhan pasti drop,” jelasnya.

“Fokus ketiga, pemerintah bantulah rakyat yang sedang susah ini, kehilangan pekerjaan, terutama golongan miskin. Kalau fokus tiga hal itu, ada kemungkinan jika alami resesi toh tidak berkepanjangan,” kata pendiri Partai Demokrat ini.

“Syukur-syukur Allah beri pertolongan kita bisa keluar dari resesi, meski saya tidak ingin beri angin surga, memang situasinya cukup berat,” jelas Chairman the Yudhoyono Institute itu. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here