Tiga Jurus Wamenag Agar Santri Terbebas dari Covid-19

67
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi. (Foto: Kemenag)

Magelang, Muslim Obsession – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan, pandemi Covid-19 berdampak terhadap banyak sektor, termasuk kehidupan santri di pondok pesantren.

Terkait itu, ada tiga pesan yang disampaikan Wamenag agar para santri bisa menghadapi pandemi tersebut.

“Pertama adalah meningkatkan iman kita,” ungkap Wamenag di Magelang, Sabtu (5/9/2020).

Wamenag hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan operasional saat pandemi ke Pesantren Al-Hidayat, Magelang. Bantuan diberikan sebagai bagian perhatian Kemenag kepada pesantren.

Wamenag menambahkan, pandemi merupakan bagian dari ujian yang datang dari Allah. “Jika kita lulus dalam ujian ini, insya Allah, Allah akan mengangkat derajat kita,” kata Wamenag.

Kedua, Wamenag berpesan agar setiap santri harus meningkatkan rasa aman. Caranya ialah dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, termasuk menjalankan pola hidup sehat agar imun terjaga.

Ketiga, adalah dengan meningkatkan amin. Artinya, setiap santri harus banyak berdoa  dan meminta kepada Allah agar menghilangkan virus Corona ini.

“Agar tidak hanya pesantren terbebas dari Corona, tetapi juga bisa hilang dari bumi Indonesia, bahkan dunia,” tegas Wamenag.

Hadir pada kegiatan tersebut Pengasuh Pesantren Al-Hidayat Nyai Hj. Sintho’, Pimpinan Pesantren Al-Hidayat KH. Zakaria Mochtar, Kepala Kanwil Kemenag Musta’in Ahmad, Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Magelang Fathurahman, serta alim ulama dan tokoh masyarakat setempat. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here