Tiga Adab Seorang Murid kepada Gurunya

447

Tiga di antaranya ialah bertutur kata dengan perkataan yang baik. Kedua, mendengarkan dengan baik petuah guru. Ketiga, mendoakan dan memintakan ampun kesalahan guru, baik ketika seorang guru masih hidup atau setelah wafat.

Karena itu, baik di dalam sekolah ataupun di luar sekolah, guru harus dihormati. Tidak boleh kita berkata dengan tidak sopan. Apalagi berkata kasar dan menentang. Jika bertanya atau minta penjelasan, maka diutarakan dengan sebaik mungkin.

Kita meyakini bahwa dari penjelasan guru, pintu pemahaman kita akan terbuka. Meskipun dunia internet sudah canggih, akan tetapi bimbingan dan arahan seorang guru tidak tergantikan.

Sebagai misal ialah, kecenderungan generasi muda yang mengakses pengetahuan agama melalui media internet ternyata rawan terpapar doktrinasi ajaran radikalisme dan ekstremisme. Bahkan, tidak sedikit perekrutan anggota terorisme yang berkedok agama dilakukan melalui jejaring internet.

Dari hal ini, penting kiranya pengetahuan agama didapat dengan mendengarkan petuah guru. Penjelasan seorang guru niscaya disimak dengan baik. Begitu pula, arahan dan bimbingannya.

Tugas yang didapatkan dari seorang guru harus dikerjakan secara maksimal. Tugas tersebut dipandang bukan sebagai beban akan tetapi sebagai tantangan untuk memperluas dan meningkatkan kemampuan.

Dengan adab dan etika ini, kita berharap ilmu yang kita pelajari dapat terpahami secara baik dan benar. Begitu pula dalam mengamalkannya.

(Vina – Dikutip dari Islami.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here