TGB: Kekerasan Terhadap Tokoh Agama itu Bahaya

485
Gubernur NTB Zainul Majdi
Gubernur NTB ZainulMajdi (Photo: Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau yang biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan pentingnya perlindungan bagi para ulama dan tokoh agama. TGB menilai, kasus penyerangan terhadap tokoh agama yang terjadi beberapa waktu lalu harus segera dituntaskan.

“Menurut saya kekerasan yang menimpa tokoh agama ini bahaya. Kenapa? Pertama itu anak-anak bangsa, kekerasan kepada siapapun itu tidak boleh terjadi. Yang kedua tokoh agama itu mempunyai peran yang sangat sentral untuk menjaga masyarakat. Kalau orang-orang yang berperan sangat sentral merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, ini tidak akan maksimal menyebarkan fungsi sosialnya, fungsi keagamaanya, bisa dibayangkan kalau tiba-tiba misalnya pastur tidak ada yang mau memberikan misa gara-gara tidak aman, ustadz-ustadz tidak ada yang mau pengajian, lalu apa yang terjadi? Pasti mereka akan merasa resah, dan tidak tenang. ” ujarnya kepada Muslim Obsession di Hotel Sofyan, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Maka dari itu, gubernur Hafidz Quran ini meminta aparat penegak hukum dan masyarakat untuk memastikan keamanan para tokoh agama, karena kalau tidak begitu tokoh agama yang menjalankan fungsi menata, menjaga dan merawat masyarakat akan terus merasa takut untuk menyebarkan ajaran agamanya.

“Jadi menurut saya para tokoh agama yang menjalankan fungsi menata, menjaga dan terus merawat kohesivitas sosial di masyarakat itu harus di pastikan keamanan mereka, mereka aman, nyaman, bahkan Negara tidak bisa bayar, kan kita tidak bayar mereka, mereka berjalan dengan berkhidmat itu dengan keikhlasan, minimal yang bisa kita lakukan apa? Kita jagain supaya kehormatannya, nyawanya dan keselamatannya, menurut Saya itu penting sekali secara simbolik bagi Negara. Ini adalah kelompok yang berperan sangat strategis untuk menjaga keutuhan bangsa, jadi terus harus dijaga keselamatannya,” katanya.

Selain itu dia menegaskan kepada para aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut, apalagi beberapa waktu lalu ada pernyataan dari pemimpin tingkat pusat bahwa kasus ini ada skenarionya.

“Iya harus begitu, Cuma kalau kita dengar dari pernyataan para pemimpin dari tingkat pusat dari beberapa pejabat Negara, ada statment bahwa ini bukan terjadi begitu saja, tapi ada skenario, nah pernyataan berikutnya dari masyarakat harus dijawab, siapa yang berskenario itu, jadi tidak bisa kita mengatakan ini skenario lalu kita diam dan kemudian membiarkan itu akan menimbulkan spekulasi yang jauh lebih buruk, kalau memang ada skenario harus di ungkap, dikejar, ditangkap dan diadili supaya masyarakat tahu dan memilliki kepercayaan terhadap penegak hukum,” tandasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here