Terpisah Satu Tahun, Orangtua dan Bayi Ini Bertemu Kembali di Makkah

157

Makkah, Muslim Obsession – Jamaah umrah Ghulam Haider dan Bibi Hajra terpaksa bergegas ke ruang bersalin pada 9 Januari 2020 atau satu tahun lalu.

Saat itu, seorang bayi laki-laki Pakistan lahir prematur di Makkah. Bayi bernama Abdullah itu mengalami komplikasi medis yang parah, dan beratnya hanya 1 kg saat lahir.

Bayi itu akhirnya terpaksa harus tinggal di Rumah Bersalin dan Rumah Sakit Anak-anak ketika Visa Umrah orangtuanya habis.

Seiring berlalunya tahun, dengan penuh dramatis, keluarganya telah bersatu kembali, dan seorang bayi laki-laki yang sehat kembali ke pelukan orangtuanya.

Baca Juga: Kisah Tsalabah bin Abdurrahman Tak Sengaja Mengintip Wanita Mandi

Di Quetta, Pakistan, perhatian medis segera dibutuhkan untuk Abdullah. Jadi selama 46 hari, dia menggunakan ventilator.

Orangtua Abdullah berhubungan dengan pemerintah Saudia, kementerian kesehatan Saudi dan tim medis dari rumah sakit.

Tetapi mereka tidak membayar sepeser pun untuk perawatan Abdullah, seperti yang dikatakan orangtuanya.

Dilansir The Islamic Information, Hajra mengungkapkan kepada media bahwa dia telah menunggu tahun yang sangat lama untuk bersatu kembali dengan putranya.

Baca Juga: Kisah Sahabat yang Bingung Terlilit Utang

Ada banyak hal yang mungkin terlintas di benak para ibu dan membuatnya khawatir. Tapi untungnya Hajra terus berhubungan dengan tim.

Sang ibu mengucapkan terima kasih kepada semua orang setelah dia bertemu kembali dengan Abdullah karena anaknya telah dikembalikan dengan selamat.

Pada tanggal 15 Januari 2021, Abdullah yang sudah sehat anak dikembalikan kepada orangtuanya.

Bukan hanya ibunya yang bahagia tapi juga ayahnya. Ayah Abdullah adalah seorang pedagang di sebuah klinik kecil di Quetta.

Baca Juga: Kisah Malik ibn Sinan yang Bahagia Menelan Darah Nabi

“Kami telah mendengar berkali-kali tentang dongeng Makkah dan kemuliaan dan keajaibannya. Tapi sekarang kami menangis, dan kami berharap bayi Pakistan yang lahir di Makkah memiliki kehidupan yang sehat dan bahagia di masa depan,” ungkap sang ayah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here