Ternyata, Ada Cerita di Balik Penutup Wajah Pasukan Hamas

382
Pasukan Hamas. (Foto: Flash90/Abed Rahim Khatib)

Muslim Obsession – Agresi zionis Israel di Tanah Palestina selalu mendapat tentangan keras dari pasukan Hamas, terutama dari Brigade Izzuddin Al-Qassam. Salah satu sayap militer Hamas tersebut mudah dikenali karena selalu mengenakan penutup wajah.

Ciri khas Brigade Izzuddin Al-Qassam ini sering memantik pertanyaan dari banyak pihak, apakah karena takut diketahui identitasnya oleh tantara zionis Israel, atau karena memang ada sebab lain?

Menukil Islampos, alasan para prajurit Brigade Izzuddin Al-Qassam menggunakan menutup wajah saat bertempur, tak lain hanya ingin menjaga keikhlasan perjuangan mereka.

Para prajurit khawatir memiliki rasa ‘ujub (bangga diri) atau bahkan takabbur (sombong), disamping juga untuk menjaga kerahasiaan perjuangan mereka di medan perang. Mengenakan penutup wajah ini merupakan instruksi As-Syahid Syaikh Ahmad Yasin.

BACA JUGA: Bella Hadid, Dua Lipa dan Selebritis Lainnya Dukung Palestina

Di luar itu, rupanya, ada cerita di balik penutup wajah para pejuang Hamas Brigade Izzuddin Al-Qassam. Kisah ini terjadi ketika seluruh pasukan Brigade Izzuddin Al Qassam dikumpulkan di sebuah terowongan, dimana mereka diminta membuka penutup wajahnya masing-masing.

Namun, ketika diminta membuka penutup wajah, ada satu orang yang bersikeras menolak membukanya. Tindakannya itu membuat semua anggota pasukan memaksa dia untuk membuka penutup wajahnya.

Akhirnya, dengan terpaksa orang ini pun membukanya. Setelah penutup wajah itu dibuka, semua pasukan sangat terkejut mengetahui siapa orang yang bersikeras tidak mau membuka penutup wajahnya itu.

BACA JUGA: Iran Akui Kirim Pasokan Senjata untuk Palestina

Orang tersebut ternyata Perdana Menteri Palestina sekaligus Pemimpin Hamas, Ismail Haniya. Melihat itu, seluruh pejuang pun tersentak kaget dan tidak percaya bahwa yang bertempur bersama mereka adalah pemimpin tertinggi mereka.

Dengan penuh bangga dan haru, seluruh pejuang Brigade Izzuddin Al-Qassam memeluk Ismael Haniyeh. Mereka bangga sekaligus terhadru karena Ismael Haniyeh turut ikut bertempur melawan Israel di medan jihad, bahkan berada di garda terdepan pertempuran.

Mengenal Hamas

Sekadar diketahui, Brigade Izzuddin al-Qassam adalah cabang bersenjata dari pasukan Hamas. Brigade merupakan satuan militer, dimana tingkat Brigade berada di bawah divisi, yang terdiri dari 3.000 hingga 5.000 orang saja.

Hamas sendiri merupakan akronim dari Harakat Al-Muqawwamatul Islamiyyah (حركة المقاومة الاسلامية) yang secara harfiah berarti “Gerakan Pertahanan Islam”. Hamas adalah gerakan militan Palestina yang juga merupakan satu di antara dua partai politik besar di wilayah itu. Selama bertahun-tahun, Hamas telah melakukan penembakan, pemboman, dan serangan roket ke wilayah Israel.

BACA JUGA: Israel Hancurkan Gedung Media di Gaza

Sampai hari ini perang antara Israel dan pasukan Hamas Palestina masih terus berlanjut, setelah kekacauan diakhir Ramadhan kemarin. Bentrokan antara kedua negara tersebut terus melebar ke sebagian besar Tepi Barat Palestina.

Melansir Al-Jazeera, hingga Sabtu (15/5/2021) pagi setidaknya 137 warga Palestina, termasuk 36 anak-anak, telah tewas. Sementara itu sebanyak 920 orang cedera.

Selain itu, serangan bom Israel di Gaza juga meluluhlantakkan Gedung Al-Jalaa yang memuat kantor media internasional seperti Al Jazeera, Associated Press, dan Middle East Eye. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here