Termometer Infra Merah Tidak Akurat pada Orang Dewasa

61
termometer infrared (foto: freepik)

Muslim Obsession – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa termometer inframerah non-kontak, yang telah lama digunakan pada anak-anak dan sekarang digunakan untuk menyaring demam di tempat umum, mungkin tidak mengukur suhu tubuh secara akurat pada orang dewasa.

Termometer yang satu ini merupakan perangkat yang dipegang agak jauh dari dahi. Karena tidak pernah menyentuh kulit, alat ini membantu mencegah penularan kuman dan tidak perlu disterilkan setelah digunakan.

Dalam sebuah penelitian terhadap 265 orang dewasa di dua rumah sakit, dikutip dari Daily Sabah, Senin (12/10/2020) peneliti Australia membandingkan termometer inframerah dengan termometer “arteri temporal”, yang digosokkan di dahi.

Ketika suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius (99,5 derajat Fahrenheit), perangkat tersebut menghasilkan hasil yang serupa. Tetapi untuk suhu tubuh yang lebih tinggi, termometer non-kontak “menunjukkan akurasi yang buruk,” dengan perbedaan yang lebih besar saat suhu naik, menurut laporan yang diterbitkan pada hari Jumat di American Journal of Infection Control.

“Karena hanya 37 peserta penelitian yang mengalami demam, penelitian yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini,” kata para peneliti.

Sementara itu, mereka menambahkan, ketika termometer infra merah menunjukkan suhu di atas 37,5 derajat Celcius pada orang dewasa, mungkin lebih bijaksana untuk melakukan pengukuran langsung dengan termometer daripada melakukan kontak dengan tubuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here