Terkait Pendidikan, Kemenag Segera Lakukan Reformasi

484
Kemenag dan World Bank 2
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim terima tim World Bank di Jakarta. (foto: diktis/kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Direktur Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Arskal Salim, menegaskan bahwa reformasi Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan Pilot Project Pendidikan Profesi Guru (PPG) segera dilakukan.

Menurutnya, hal itu menjadi program prioritas yang digulirkan Kementerian Agama di tahun 2018. Demikian ditegaskan Direktur Diktis Arskal Salim usai menerima utusan dari World Bank di kantornya, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

“Reformasi dilakukan dengan tujuan melakukan perubahan fundamental terhadap fakultas-fakultas tarbiyah sebagai lembaga pencetak guru di PTKI. LPTK harus mampu melahirkan pendidik profesional, yang kompeten materi ajar dan skillfull dalam pedagogik,” kata Arskal, seperti dikutip laman Kementerian Agama.

Menurut Arskal, Program Reformasi LPTK mencakup empat hal pokok, yaitu penataan regulasi, redesain kurikulum strata-1 tarbiyah, pemetaan kebutuhan guru, dan PPG.

“Saat ini, PMA Reformasi LPTK yang telah mencakup keempat hal tersebut telah final,” ujar Direktur.

Arskal berharap World Bank dapat terlibat dalam menyiapkan turunan dari regulasi tersebut. Dikatakan Arskal, masih terdapat sekitar 13 (tiga belas) petunjuk teknis (juknis) yang harus segera diselesaikan. Juknis tersebut sangat mendesak karena salah satunya diperuntukkan bagi persiapan Pilot Project PPG.

“Saya berharap dengan keterlibatan World Bank dapat mendorong penyelesaian juknis-juknis lebih cepat,” jelasnya.

Khusus untuk PPG, kata Arskal, harus dimulai tahun ini. Rencananya, PPG akan difokuskan terlebih dahulu pada tiga LPTK PTKIN yang terakreditasi institusi A (unggul), yaitu Jakarta, Yogyakarta dan Malang.

Arskal menilai, keberhasilan PPG ini nantinya membutuhkan keterlibatan langsung dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah dan Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai pembina guru di Kemenag. Kedua Direktorat ini bertugas merekrut peserta PPG.

“Untuk itu, Tim Reformasi LPTK harus lebih gigih lagi dalam menuntaskan regulasi dan penyiapan PPG,” ujar Arskal. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here