Terkait Larangan Mudik, Ma’ruf Amin: Kita Diminta Taat Kepada Allah, Rasul dan Pemerintah

201

Jakarta, Muslim Obsession – Untuk mencegah penyebaran corona, pemerintah telah memberlakukan larangan mudik Lebaran tahun 2020. Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun meminta kepada semua masyarakat yang berada di zona merah untuk mematuhi aturan itu.

Menurutnya, melihat situasi sekarang ini apabila mudik itu dilakukan maka sangat berbahaya karena sangat berpotensi bahkan sangat diyakini terjadi penularan. Dampaknya pun diyakini akan memberikan bahaya yang lebih besar.

Bagi dia setiap perbuatan yang dapat membahayakan diri dan orang lain harus dihindari. Dan agama kata Ma’ruf melarang perbuatan yang menimbulkan kerusakan.

“Oleh karena itu apabila sesuatu perbuatan walaupun itu baik, maslahat, tetapi kalau menimbulkan bahaya itu harus dihindari, wajib menghindari dan kita dilarang untuk membuat diri kita jatuh di dalam kerusakan,” ujar Ma’ruf melalui video yang disampaikan oleh Setwapres, Senin (27/4/2020).

Untuk itu, Ma’ruf menegaskan larangan mudik harus ditaati secara bersama.

“Apalagi, apabila karena sekarang ini justru pemerintah melarang, jadi wajibnya menjadi bertambah, wajib karena kita menghindari bahaya berdasarkan keyakinan dan wajib mentaati pemerintah, karena pemerintah itu juga untuk kemaslahatan kita semua, kemaslahatan umat. Melarang itu tentu sangat masuk akal berdasarkan peristiwa yang terjadi,” jelas Ma’ruf.

Ma’ruf menyebut ajaran Islam memerintah agar taat kepada Allah dan Rasul. Selain itu, agama juga menyeru agar mematuhi aturan pemerintah.

“Kita diperintah taat kepada Allah, kepada Rasul, taat juga kepada ulul amri. Taat kepada Allah, taat kepada rasul dan taatlah kepada pemerintah,” ujar dia.

“Bahkan Syeikh Nawawi mengungkapkan dengan kalimat yang sangat baik sekali beliau menyatakan, kalau pemerintah mewajibkan sesuatu barang yang wajib seperti kita mudik. Mudik itu wajib untuk kita hindari karena ada bahaya. Karena menimbulkan bahaya untuk kita sendiri atau orang lain yang wajib kita hindari. Sekarang diwajibkan pemerintah, kalau pemerintah mewajibkan suatu yang wajib, wajiblah menjadi kuat lagi, menjadi sangat wajib lagi untuk kita tidak mudik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ma’ruf menganjurkan warga untuk melakukan silaturahmi secara online. Dia jua berharap agar wabah virus Corona segera berakhir.

“Mudik ini masih bisa kita lakukan melalui media, melalui online, juga kita bisa melalui handphone. Bahkan secara fisik, insyaAllah menghilangkan musibah ini pada waktunya, kita bisa melakukan mudik karena tidak ada bahaya. Kita bisa ketemu keluarga insya allah pada waktunya, pada saat bahaya itu sudah hilang. Mudah-mudahan Allah bisa cepat menghilangkan ini semua insyaallah kita bisa bersilaturahim, bisa mudik secara fisik,” ungkapnya. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here