Terduga Penista Agama, M. Kece Dianiaya dan Dilumuri Kotoran Manusia

99
M Kece (Foto: mui.or.id)
M Kece (Foto: mui.or.id)

Jakarta, Muslim Obsession – Tersangka kasus penistaan agama, M. Kece, mendapat penganiayaan di dalam rutan Bareskrim Polri. Diduga pelaku penganiayaan adalah Irjen Napoleon Bonaparte bersama tahanan lainnya.

“Tubuh dan wajah korban dilumuri kotoran manusia oleh pelaku,” kata Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Ahad (19/9/2021).

Kece sendiri sudah membuat laporan ke Bareskrim Polri terkait penganiayaan itu. Bareskrim Polri juga segera memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte untuk mengetahui motif penganiayaan.

BACA JUGA: M Kece, Tersangka Penodaan Agama Dianiaya Penghuni Rutan

Sebelumnya, surat terbuka Irjen Napoleon Bonaparte beredar luas , Ahad (19/9/2021). Surat terbuka disampaikan oleh kuasa hukumnya, Haposan Batubara.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya,” tulis Napoleon dalam surat terbukanya.

Napoleon menyatakan dalam surat terbuka itu bahwa dirinya lahir dan dibesarkan sebagai seorang muslim. Dia menyebut Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin.

BACA JUGA: Polisi: Kece Tidak Alami Gangguan Jiwa

“Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin,” tulis Napoleon.

Napoleon menyatakan siapa pun berhak menghina dirinya namun tidak dengan Allah, Rasulullah dan Al-Quran. Siapapun yang menghina Allah, dia bersumpah akan melakukan tindakan terukur.

“Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, AlQuran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” ungkapnya.

BACA JUGA: Dijerat Pasal Berlapis, M Kece Terancam 6 Tahun Bui

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Dia pun menyayangkan konten Kece di media sosial belum dihapus oleh pemerintah.

“Saya sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah belum juga menghapus semua konten di media, yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu,” imbuhnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here