Tekan Penyebaran COVID-19, Pemkot Tangsel Kembali Terapkan Sistem WFH

69
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany meminta pegawai Pemkot Tangsel untuk bekerja di rumah (work from home) demi menekan penyebaran COVID-19.

Tangsel, Muslim Obsession – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menerapkan sistem kerja di rumah (Work From Home) bagi sejumlah pegawai untuk menekan penyebaran COVID-19.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menegaskan, keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomo 42 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca juga:

Cegah Covid-19, Airin Minta Guru di Tangsel Terapkan Protokol Kesehatan

Terdampak Covid-19, Pendapatan Pemkot Tangsel Menurun

Canangkan BISA, Pemkot Tangsel Kembangkan Destinasi Wisata

“Terkait adanya klaster penyebaran COVID-19 di perkantoran maka kita berlakukan lagi sistem WFH, termasuk di kantor Pemkot Tangsel. Ini adalah upaya yang kita lakukan dalam memutus penyebaran,” ujar Airin di Puspemkot Tangsel, Senin (7/9/2020).

Airin menjelaskan, Perwal perubahan kelima tersebut menjelaskan tentang penghentian sementara aktivitas bekerja bagi sejumlah pelaku usaha yang bergerak di bidang hiburan dan rekreasi, usaha wisata tirta, dan usaha spa.

Selama penerapan WFH, setiap pimpinan perusahaan juga diimbau untuk tetap melakukan pemantauan kerja pegawai agar tetap produktif dan memberikan perlindungan kepada pekerja.

“Sering lakukan pembersihan kantor dengan penyemprotan disinfektan, menutup area bagi yang tak berkepentingan hingga melaksanakan rapid test secara mandiri,” kata Airin.

Baca juga: Lantik 41 Pejabat, Airin Ingatkan Pentingnya Turun ke Lapangan

Airin menuturkan, meski Pemkot Tangerang Selatan masuk dalam zona orange, namun kewaspadaan tetap harus dilakukan. Apalagi saat ini Pemprov Banten menetapkan PSBB untuk semua Kabupaten/Kota di Banten.

Ia juga menegaskan pentingnya Program 3M untuk terus digalakkan. Tak hanya sekadar menggunakan masker saja, tetapi juga warga harus sering mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Sekarang ini kesannya cukup pakai masker saja. Padahal harus ada jaga jarak dan mencuci tangan. Ini yang harus ditekankan saat ini,” paparnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here