Tangisan Ketua Basarnas Pecah di Depan Seluruh Keluarga Penumpang Lion Air

531
Kabasarnas menangis (Foto: Tribun)

Jakarta, Muslim Obsession – “Kami bukan manusia super, bukan manusia sempurna. Kami tetap berusaha sekuat tenaga, dengan apa yang kami miliki, kami yakin bisa mengevakuasi seluruh korban.”

Demikian diungkapkan oleh Kepala Basarnas (Kabasarnas) Marsdya M Syaugi. Di hadapan seluruh keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air, Syaugi tak kuasa menahan tangisnya agar tidak pecah.

Dia menangis saat meyakinkan keluarga korban bahwa tim SAR Nasional terus berusaha melakukan pencarian korban Lion Air JT 610. Syaugi dan timnya tak akan menyerah meski batas waktu pencarian telah selesai.

Sejak hari pertama, Basarnas tak pernah lelah lakukan evakuasi. Kerja kerasnya selama ini juga tak lepas dari sosok Syachrul Anto, sukarelawan yang gugur dalam misi pencarian korban.

Kabasarnas mengatakan kalau timnya sudah sekuat tenaga mencari para penumpang Lion Air yang jatuh di perairan Karawang.

“Sedih sekali melihat. Saya di lapangan, di laut, maaf, saya melakukan pencarian ini saya tidak menyerah. Mudah-mudahan dengan waktu yang ada ini kami tetap all out. Walaupun sampai 10 hari nanti kalau pun masih ada kemungkinan untuk bisa ditemukan, saya yakin bahwa saya akan terus untuk mencari saudara-saudara saya ini kami mohon doanya kepada bapak ibu sekalian untuk kita bisa kuat dalam melakukan tugas tugas yang mulia ini terima kasih,” ujar Syaugi, Senin (5/6/2018) disambut tepuk tangan keluarga penumpang yang memberi apresiasi.

Tidak hanya Kabasarnas, Soerjanto Tjahjono Ketua KNKT pun juga terharu dan menangis saat menanggapi permintaan keluarga penumpang Laion Air JT 610 ini. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here