Tak Disangka, Kota Tua Jeddah Simpan Jejak Jamaah Haji Era Kolonial

137
Kota Tua Jeddah (Foto: PHU)

Jeddah, Muslim Obsession – Tidak disangka Kota Jeddah menyimpan banyak sejarah haji bangsa Indonesia sejak masih menjadi jajahan Hindia Belanda.

Selain kisah perjalanan jamaah haji menggunakan kapal laut yang berlabuh di Jeddah, kota ini juga menyisakan bangunan-bangunan tua yang diyakini sebagai salah satu tempat pemeriksaan jamaah Indonesia kala itu.

Pada tahun 1872 Hindia Belanda mendirikan konsulat di Jeddah. Lokasinya berada di kompleks kota tua Jeddah yang biasa disebut dengan Al-Balad. Menurut catatan Konsul W Hanegraaf dalam laporannya pada 1873 yang dimuat di buku Consuls and the Institutions of Global Capitalism, 1783-1914 (2015), konsul itu harus didatangi jamaah haji dari Tanah Air begitu tiba di Jeddah.

Di konsulat itu, jamaah kemudian menyerahkan surat izin perjalanan yang dikeluarkan otoritas Belanda di masing-masing daerah di Tanah Air untuk kemudian diregistrasi.

Begitu juga nanti, saat mereka pulang berhaji dan hendak kembali ke kampung halaman. Mereka harus mengambil surat izin perjalanan yang disita pada kedatangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here