Tak Cuma Ikhlas, Ini Prinsip Dai Parmusi Zaman Now

1923
Ma'sum DIY
Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) DIY Ma'sum Amrullah. (Foto: Hilmi/Muslim Obsession)

Yogyakarta, Muslim Obsession – Sebanyak seratus dai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Orientasi Dai Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia), di Gedung Pertemuan Komplek Balaikota Timoho, Yogyakarta, Ahad (2/9/2018).

Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) DIY Ma’sum Amrullah berharap dai Parmusi dapat menyatukan umat, seperti tagline-nya “connecting muslim”, tanpa mempermasalahkan masalah perbedaan ‘ubudiyyah.

“Semoga ini jadi momentum awal kebangkitan Islam. Bersama Parmusi, para dai dapat menyatukan umat Islam, karena connecting muslim tidak membedakan apa latar belakangnya,” ujar Ketua Lembaga Dakwah Parmusi (LDP) DIY Ma’sum Amrullah dalam sambutannya.

Ma’sum menegaskan, menjadi dai Parmusi mesti memiliki prinsip. Adapun prinsip yang paling dasar adalah keikhlasan. “Prinsip kita menjadi dai Parmusi adalah jangan berharap pada pemberian orang. Cukuplah kepada Allah saja kita berharap,” kata Ma’sum.

Pernyataan Ma’sum diamini Ketua Umum PP Parmusi, H. Usamah Hisyam. Ia pun menekankan pentingnya para dai untuk berdakwah dengan keikhlasan tidak berharap diberi, bahkan sebaliknya harus memberi.

Antum semua harus berdakwah dengan prinsip dakwah zaman now. Apa itu? Dakwah zaman now adalah keikhlasan berdakwah, tidak berharap diberi malah harusnya memberi. Dengan prinsip ini, insya Allah pintu-pintu kemudahan akan terbuka,” tutur Usamah dalam arahannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here