Tak Ada Nama Din Syamsuddin dan Tengku Zulkarnain di Pengurus Baru MUI

288
Prof. Dr. Din Syamsuddin. (Foto: Bal/OMG)

Jakarta, Muslim Obsession -Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) X dengan menetapkan KH Miftachul Akhyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, sebagai Ketua Umum MUI periode 2020-2025 menggantikan KH Ma’ruf Amin. Sejumlah kepengurusan baru pun langsung dibentuk.

Dalam susunan yang sudah banyak beredar, KH Ma’ruf Amin didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina MUI menggantikan KH Din Syamsuddin. Sementara Sekjen MUI dijabat KH Amirsyah Tambunan menggantikan KH Anwar Abbas yang menduduki posisi sebagai wakil ketua umum yaitu Buya Anwar Abbas bersama KH Marsyudi Suhud, dan Buya Basri Bermanda.

Menariknya, beberapa nama ulama yang sebelumnya menjabat sebagai pengurus MUI dan kerap vokal di media, seperti KH Din Syamsuddin, KH Tengku Zulkarnain dan KH Muhyiddin Junaidi terdepak dari jajaran struktur pengurus baru MUI. Mereka tak lagi masuk dalam kepengurusan.

Sekretaris Tim Formatur sekaligus sekjen MUI demisioner, Buya Anwar Abbas menyampaikan, pemilihan pengurus MUI memang melibatkan banyak aspek. MUI sebagai tenda besar umat Islam, sidang formatur memprioritaskan tiga hal utama yaitu keterwakilan, integritas, dan kompetensi.

Penetapan tersebut dihasilkan secara mufakat tim formatur Musyawarah Nasional (Munas) X Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemilihan tersebut melalui rapat tertutup 17 tim formatur dengan mengikuti protokol kesehatan dan menjalani rapid test setelah sebelumnya swab test.

Baca juga: Ini Dia Susunan Pengurus Pusat MUI 2020-2025

Ketujuh belas tim formatur tersebut yaitu Prof Dr KH Ma’ruf Amin (unsur ketua umum), Dr Anwar Abbas (unsur sekjen), Prof Didin Hafidhuddin (unsur wantim), KH Bambang Maryono (unsur MUI Kepri), Dr KH Khaeruddin Tahmid (unsur MUI Lampung), KH Rahmat Syafei (unsur MUI Jawa Barat), KH Maman Supratman (unsur MUI Bali), Khairil Anwar (unsur MUI Kalteng).

Kemudian, Drs KH Ryhamadi (unsur MUI Sultra), Dr Abdullah Latuapo (unsur MUI Maluku) KH Masduki Baidhlowi (unsur NU), Dr Amirsyah Tambunan (unsur Muhammadiyah), Buya Basri Barmanda (unsur Perti), KH Amad Sodikun (unsur Syarikat Islam), Dr Jeje Zainuddin (unsur Persatuan Islam), Prof Amany Lubis (unsur perguruan tinggi), KH Abdul Gofar Rozin (unsur pesantren).

“Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuaan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat,” kata Kiai Ma’ruf yang didaulat sebagai ketua tim formatur, di arena Munas X MUI, Jakarta, Jumat, (27/11/2020). (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here