Tak Ada Label Halal di SEA Games 2019, Timnas Indonesia Tak Sengaja Makan Daging Babi

489
Selebrasi punggawa Timnas Indonesia U-22 saat mencetak gol ke gawang Timnas Thailand U-22 di cabang sepakbola SEA Games 2019. (Foto: bola.com)

Muslim Obsession – Timnas Indonesia U-22 baru saja menjungkalkan perlawanan Timnas Thailand U-22 dengan skor 2-0 dalam laga perdana cabang sepakbola di SEA Games 2019 Filipina.

Namun siapa sangka, ternyata pelaksanaan SEA Games 2019 diwarnai kekacauan. Salah satunya adalah tak jelasnya menu halal bagi para atlet.

Usulan Komisi Nasional Muslim Filipina (NCMF) diacuhkan oleh panitia SEA Games 2019. Direktur Hubungan Eksternal NCMF, Dimapuno Alonto Datu-Ramos Jr, mengaku sudah sempat memberikan rekomendasi agar panitia penyelenggara menyediakan pula makanan halal di ajang SEA Games 2019.

“Saya sudah mengingatkan mereka tentng skenario makanan halal saat pertemuan antarpihak untuk SEA Games pada September. Kami menawarkan layanan penyediaan makanan halal dari NCMF, namun diabaikan,” kata Datu-Ramos Jr seperti diwartakan CNN Indonesia, Rabu (27/11/2019).

Komisi Nasional Muslim Filipina telah menyarankan panitia untuk memberi perhatian pada anggota kontingen yang beragama Islam. Selain makanan halal, panitia juga diminta menyediakan papan penunjuk kiblat. Namun, hal itu tidak digubris.

Dikabarkan, rombongan kontingen Singapura yang tinggal di Hotel Century Manila terpaksa mencari sendiri makanan karena tidak terdapat menu halal atau alternatif lainnya.

Media Malaysia Bernama juga menyoroti krisis makanan halal di SEA Games 2019. Situasi itu juga menyulitkan para jurnalis muslim di negara tersebut.

Bahkan rombongan Timnas Indonesia yang juga diberitakan kesulitan mencari makanan halal, sempat tak sengaja memakan menu babi yang diharamkan untuk muslim.

Media Officer Timnas Indonesia U-22 Gatot Widakdo pernah melontarkan kritik penyajian makanan yang ada di SEA Games 2019 dalam sebuah wawancaranya kepada media lokal, 24 Oras.

Tidak adanya label yang memisahkan label halal dan non-halal membuatnya tak sengaja memakan daging babi, dimana hal tersebut adalah larangan dalam agama Islam.

“Mereka (panitia) belum berubah (memisahkan makanan halal dan non-halal). Kami berharap esok mereka bisa berubah dan memisahkan makanan halal dan non-halal,” ucap Gatot dikuitp BolaSport.com. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here