Tahun 2019, Hampir 4.000 Orang Masuk Islam di Pusat Dubai

272
Ilustrasi Mualaf (Foto: About Islam)

Dubai, Muslim Obsession – Sebagai bagian dari komitmennya untuk mempromosikan nilai-nilai Islam yang toleran di Dubai, Pusat Mohammed Bin Rashid untuk Kebudayaan Islam dari Urusan Islam dan Departemen Kegiatan Amal di Dubai (IACAD) mengumumkan ada 3.771 Muslim baru pada 2019.

Hind Mohammed Lootah, Direktur Pusat Budaya Islam Mohammed Bin Rashid, mengatakan bahwa pusat ini terus berupaya, dengan dukungan berkelanjutan IACAD, untuk menyebarkan budaya Islam dan nilai-nilai kemanusiaan di antara masyarakat.

Kesadaran yang meningkat di antara penduduk ini telah menyebabkan peningkatan jumlah orang yang memeluk Islam, dibandingkan tahun lalu. Lootah melaporkan bahwa pusat tersebut memungkinkan Muslim baru untuk belajar lebih banyak tentang toleransi dalam Islam, yang akan meningkatkan aspek keagamaan dan sosial dari perjalanan baru mereka.

Hanaa Abdullah Al Jallaf, Kepala Seksi Perawatan Muslim Baru, mengatakan bahwa pusat tersebut menyediakan beberapa layanan kepada Muslim baru, dimulai dengan dukungan finansial dan emosional dalam kerja sama dengan pihak berwenang terkait di negara itu. Al Jallaf mencatat bahwa dukungan keuangan bekerja sama dengan Zakat Fund of Abu Dhabi, dan mematuhi standar dan ketentuan yang berlaku.

Pusat tersebut juga memfasilitasi prosedur pernikahan yang bekerja sama dengan Pengadilan Dubai. Al Jallaf menegaskan kembali keinginan pusat untuk meningkatkan dan menyederhanakan prosedur untuk memberikan layanan kepada Muslim baru, yaitu melalui pengajuan online melalui portal Smart Services.

Aplikasi-aplikasi ini termasuk ‘Penerbitan Sertifikat Konversi Islam untuk Muslim baru’, atau ‘Kepada Siapa Berkenan Sertifikat untuk anak-anak Muslim baru’ sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku ‘, dan arsip yang disebutkan di atas sesuai dengan hukum dan standar yang berlaku, serta ‘Pengawasan Konversi ke Islam di dalam dan di luar pusat dalam koordinasi dengan otoritas terkait’.

Al Jallaf menambahkan bahwa pusat menyediakan pakaian Idul Fitri dan Ramadhan Mir untuk Muslim baru, berkoordinasi dengan otoritas terkait. Selain itu, pusat ini menyelenggarakan perjalanan Umrah setiap tahun untuk Muslim baru dari berbagai negara, untuk mengintegrasikan mereka ke dalam komunitas dan mempromosikan keragaman budaya, yang semuanya di bawah pengawasan Bagian Perawatan Muslim Baru dan Kantor Urusan Haji dan Umrah di IACAD.

Dia juga menyebutkan bahwa pusat tersebut bekerja untuk menyediakan panel diskusi psikologis, serta pelajaran bagi Muslim baru, untuk meningkatkan kesadaran agama akan nilai-nilai dan praktik Islam. Pusat Budaya Islam Mohammed Bin Rashid memiliki keragaman budaya dengan lebih dari 12 bahasa yang digunakan. Proklamasi proses Islam berkoordinasi dengan sembilan pusat Islam. (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here